Peristiwa kematian korban ini sontak membuat sejumlah anggota keluarga tidak percaya atas kematian korban yang dikabarkan oleh sejumlah rekanannya, bahwa kematian korban lantaran penyakit yang dideritanya.
Sementara istri korban bernama, Selvi Posuma saat dikonfirmasi detikcom Jumat (12/10/2012) malam di kediamannya di perumahan Bida Asri-2 blok D2 No. 26 Batam Center. Istri korban sama sekali tidak percaya kematian sang suami lantaran sakit yang dideritanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Istri korban juga bercerita usai melakukan makan siang, korban kemudian permisi untuk kembali bekerja.
Hingga kini peristiwa kematian pengusaha kaya ini masih menjadi tanda teka-teki di hati para keluarga korban, sejumlah pelayat yang berdatangan hendak melihat jasad korban merasa haru. Korban yang dikenal sosok yang ramah terhadap tetangga ini tidak yakin kematian korban begitu cepat dan terbilang aneh.
"Saya agak ragu kalau korban ini tewas akibat penyakit," ujar salah seorang pelayan yang merupakan tetangga korban.
Menurut Kepolisian Polsek Bengkong, Iptu Hadi Sucipto mengatakan sudah memeriksa dan meminta keterangan pada ketiga karyawan perusahaan scrap tersebut.
"Kita sudah meminta sejumlah keterangan terkait kematian korban," katanya.
Kepolisian juga telah melakukan olah TKP dan belum menemukan tanda-tanda penyebab kematian korban,sejauh ini hasil pemeriksaan kepolisian korban tewas akibat terjatuh saat hendak naik ke mobil korban.
Kepolisian juga telah melakukan visum pada jasad korban di Rumah Sakit Otorita Sekupang Batam, namun saat ditanyakan hasil visum korban polisi masih enggan untuk menjelaskan seputar kematian korban.
"Rencananya jasad korban pada besok siang akan segera diterbangkan ke Bandung untuk di makam kan," ujar istri korban kepada detikcom.
(van/van)











































