"Kita menyayangkan aksi tawuran kemarin, apalagi ini mahasiswa yang seharusnya belajar," kata Karopenmas Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar, di Jakarta, Jumat (12/10/2012).
Polri mengimbau setiap mahasiswa dapat melakukan hal-hal yang positif dan berguna untuk mereka nanti setelah lepas dari dunia akademik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tawuran yang melibatkan ratusan mahasiswa Fakultas Seni dan Desain, dan Fakultas Teknik UNM terjadi Kamis (11/10/2012) kemarin sekitar pukul 15.00 WITA. Empat mahasiswa dilarikan ke RS Haji karena terluka kena anak panah. Diduga, pada saat inilah tersangka dikeroyok.
Meski sempat reda, tawuran terjadi lagi di dekat IGD RS Haji beberapa jam kemudian. Saat itu, para mahasiswa tengah menjenguk korban di RS. Dua orang tewas, yakni Harianto, mahasiswa Fakultas Teknik angkatan 2008 dan Rezky Munandar, mantan mahasiswa Fakultas Teknik UNM angkatan 2008 yang kini terdaftar di Universitas Islam Makassar (UIM).
Sebelumnya, tawuran juga terjadi di sekitar gedung Teknik Sipil, Univesitas Muslim Indonesia (UMI), Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis (20/9/2012) lalu. Seorang mahasiswa Jurusan Teknik Elektro UMI, Ibrahim, tewas ditikam.
(ahy/rmd)











































