Dalam peristiwa tersebut polisi memeriksa lima orang mahasiswa dari kedua belah pihak yang terlibat tawuran.
"Dari lima yang diperiksa satu ditetapan sebagai tersangka," kata Karopenmas Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar, di Jakarta, Jumat (12/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Inisialnya MAB. Itu adalah nama yang diduga kuat sebagai pelaku penusukan," ujar Boy.
Menurutnya, polisi hingga saat ini masih terus menelusuri latar belakang yang memicu bentrokan antar kedua kelompok mahasiswa tersebut.
"Backgroundnya sedang ditelusuri, masih dalam taraf pemeriksaan," kata Boy.
Kepolisian sendiri menyesalkan bentrokan yang terjadi, Kamis (11/10) kemarin. Menurut Boy, pihaknya terus mengevaluasi agar peristiwa serupa tidak lagi terjadi ke depannya.
"Kita menyesalkan tawuran ini sampai terjadi. Sebagai mahasiswa mereka seharusnya belajar untuk bagaimana dapat menyelesaikan kualiahnya dengan cepat," kata Boy.
(ahy/ega)










































