Saat itu, sekitar pukul 07.00 WIB, Zainal hendak berangkat kerja. Dia mengenakan sepeda motor dari arah Joglo menuju Meruya, Jakarta Barat. Setibanya di lampu lalu lintas Meruya, dia mendapat giliran lampu hijau, namun dari arah berlawanan tampak seorang pengendara sepeda motor yang menerobos lampu merah dan menyenggol sepeda motornya.
"Dia menyerobot lampu merah lalu menyenggol foot step motor saya," ujar Zainal sebelum meninggalkan RS Siloam, Jakarta Barat, Jumat (12/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah nyenggol, saya langsung meneruskan perjalanan, tapi dia malah ngejar saya dan mengarahkan senjata api. Orang itu sempat menembak sebanyak 3 kali," katanya.
3 tembakan pertama sang pelaku, lanjut Zainal, ternyata tidak mengeluarkan peluru. Namun saat tembakan keempat langsung mengenai lengannya dan Zainal pun tumbang.
"Pas tembakan yang keempat baru kena pergelangan tangan saya. Pelurunya tembus. Saya langsung jatuh dan masih sempat mendengar bunyi letusan senjata. Tak lama kemudian teman kerja saya lewat dan langsung menolong," jelasnya.
Pantauan detikcom, sebelum meninggalkan RS Siloam Kebon Jeruk, Zainal mengenakan kaos warna ungu dan celana panjang warna hitam. Terlihat tangan sebelah kanannya diperban karena luka tembak yang dialaminya.
(jor/nwk)











































