Keberadaan 1 Jenazah Korban Bom Belum Diketahui
Jumat, 10 Sep 2004 10:37 WIB
Jakarta - Menurut data pemerintah, ada 9 korban tewas akibat bom di Kedubes Australia. Dari jumlah itu, keberadaan 1 jenazah korban bom belum jelas di mana. Dari sembilan korban tewas, tujuh jenazah di antaranya dalam keadaan utuh. Sedangkan dua korban lagi hanya potongan-potongan tubuh, yang kini berada di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Penelusuran detikcom, sampai Jumat (10/9/2004) pukul 10.00 WIB, di RSCM hanya terdata 6 jenazah. Dengan demikian satu jenazah lagi masih belum jelas di mana. Enam korban tewas yang sempat dibawa ke RSCM adalah: 1. Maria Eva Komalawati (27), beralamatkan di Perum binong Permai, Keluaran Binong Blok B 43 no 23 Kecamatan Curug, Tangerang. 2. Anton Sujarwo (24), beralamatkan di Dusun I RT 4/1, Kelurahan Muktiharjo, Lampung Tengah. 3. Suryadi, beralamatkan di Jl. Andala I no 40 RT 1, Kelurahan Jatibaru, Kecamatan Pondok Labu, Jaksel. 4. Syaifuddin (32), beralamatkan di Kalibaru Barat nomor 34, RT 08/7 Cilincing, Jakarta Utara 5. Rina Dewi Puspita (20), beralamatkan di Jl. Warakas III no 3 RT 14/3 Kelurahan Warakas, Tanjung Priok. 6. Mughofir (46), Jatimurni RT 3/5 Kelurahan Jati Murni, Kecamatan Pondok Gede, Bekasi. Menurut data yang disampaikan RSCM, keenam jenazah telah dibawa pulang keluarganya ke rumah duka. Terakhir, yang dibawa adalah jenazah Rina Dewi Puspita, yang dibawa pulang keluarganya pada pukul 23.00 WIB, Kamis (9/9/2004). Memang, seperti ditulis detikcom, sebelumnya, keluarga orang tua Rina juga mencari seseorang bernama Suyatno. Suyatno ini adalah sopir keluarganya. Pada saat bom meledak, Suyatno ini sedang mengantarkan Rina kuliah di STIE Perbanas dengan menggunakan motor Yamaha RX King. Tapi, keluarga orang tua Rina sudah mencari ke semua RS dan tidak ditemukan korban bernama Suyatno. Mereka hanya menemukan jenazah Rina di kamar maya RSCM.
(asy/)











































