Menjelang peringatan 10 tahun Bom Bali I di Jimbaran, Bali, dilaporkan ada ancaman terhadap hadirin VVIP. Tapi bukan itu alasan Presiden SBY tak ikuti langsung acara yang dihadiri PM Australia, Julia Gillard, pagi ini."Alhamdulillah beliau berdua sehat walafiat," jawab Julian ditanya soal hasil pemeriksaan kesehatan yang pagi ini dilaksanakan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.
Sebagai wakil dari pemerintah RI, Presiden SBY mengutus Menlu Marty Natalegawa menghadiri acara peringatan. Penugasan dua orang menteri ini dinilai cukup dan sama sekali tidak mengurangi arti utama dari acara peringatan atau menyalahi tata protokoler PM Julia Gillard.
"Kehadiran PM Australia pada saat peringatan hari ini tidak dalam kapasitas kunjungan kenegaraan. Karena itu Bapak Presiden tidak wajib hadir," jelas Julian.
"Penugasan terhadap Bapak Menlu wakili pemerintah mendampingi PM Australia hadiri peringatan 10 tahun Bom Bali. Ini sudah sejak jauh hari dikomunikasikan," imbuh dia.
Menyinggung situasi keamanan di Bali, Julian menyatakan semuanya dalam keadaan terkendali. Jajaran aparat keamanan setempat telah memastikan jaminan bahwa segala sesuatunya aman.
"Jadi tidak ada alasan sama sekali(bagi Presiden SBY tidak hadir langsung ke Bali -red) mengenai hal itu (ancaman keamanan -red)," tegas Julian.
(lh/ega)











































