Soal Tawuran Mahasiswa, Mendikbud Ancam Beri Sanksi Pimpinan UNM

Soal Tawuran Mahasiswa, Mendikbud Ancam Beri Sanksi Pimpinan UNM

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Jumat, 12 Okt 2012 13:30 WIB
Soal Tawuran Mahasiswa, Mendikbud Ancam Beri Sanksi Pimpinan UNM
M Nuh didampingi Kapolda Sulsel Irjen Muji Waluyo (m nur abdurrahman/detikcom)
Makassar -

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhammad Nuh akan memberi sanksi tegas pada pimpinan kampus Universitas Negeri Makassar terkait bentrokan yang menyebabkan 2 mahasiswa tewas.

Hal ini disampaikan Muhammad Nuh dalam keterangan persnya di Mapolrestabes Makassar, Jumat (12/10/2012) sepulang melayat jenazah Harianto, mahasiswa Fakultas Teknik angkatan 2008 UNM di Kabupaten Enrekang, Sulsel.

"Kami tidak ragu akan menurunkan tim khusus menuntaskan kasus di UNM ini, mulai dari sanksi pada pimpinan kampusnya, termasuk dengan menutup kampusnya bila tim khusus menemukan ada kesalahan pimpinannya," ujar Nuh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, pihaknya juga akan memberi sanksi berupa penurunan akreditasi kampus, tidak menerima mahasiswa selama beberapa tahun, bahkan sampai dengan penutupan program studi di UNM.

Saat ini, Muhammad Nuh melakukan pertemuan dengan pimpinan-pimpinan kampus se-Makassar, di aula rumah jabatan Gubernur Sulsel, guna membahas kasus bentrokan di kampus UNM.

Tawuran yang melibatkan ratusan mahasiswa FSD dan FT terjadi sekitar pukul 15.00 WITA, Kamis (11/10/2012) kemarin. Empat mahasiswa dilarikan ke RS Haji karena terluka kena anak panah.

Meski sempat reda, tawuran terjadi lagi di dekat IGD RS Haji beberapa jam kemudian. Saat itu, para mahasiswa tengah menjenguk korban di RS. Dua orang tewas, yakni Harianto, mahasiswa Fakultas Teknik angkatan 2008 dan Rezky Munandar, mantan mahasiswa Fakultas Teknik UNM angkatan 2008 yang kini terdaftar di Universitas Islam Makassar (UIM).

(mna/trw)


Berita Terkait