Makassar menjadi salah satu daerah yang sering mendapat sorotan publik karena banyaknya aksi tawuran mahasiswa yang terjadi di daerah tersebut. Berikut adalah 5 tawuran berdarah yang dilakukan para mahasiswa di Makassar dalam setahun terakhir, dari tahun 2011-2012, dihimpun dari berita detikcom:
Tawuran Mahasiswa Unhas, 5 Mahasiswa Luka Berat
|
(dok Detik)
|
Dalam tawuran ini, 5 mahasiswa dilarikan ke Rumah Sakit Dr Wahidin Sudirohusodo, yang lokasinya masih dalam lingkungan kampus Unhas. Selain itu, Sekretariat Pandu Alam Lingkungan Sylva dan Sekretariat BEM Sylva Kehutanan dibakar oleh kelompok penyerang.
Tawuran ini dimulai dengan bentrokan kecil di sekitar Baruga Prof Amirudin, di dekat kompleks Fakultas Kedokteran. Saat itu ratusan mahasiswa baru Fakultas Kehutanan dikejar oleh puluhan mahasiswa Fakultas Teknik. Akibat peristiwa ini, senior mahasiswa Kehutanan terprovokasi dan melancarkan aksi balasan.
Salah satu mahasiswa Kehutanan, Wahyu mengalami luka robek di bibir dan giginya rontok akibat dipukuli sejumlah mahasiswa Teknik. Termasuk pula salah seorang alumni Fakultas Kehutanan yang hendak melerai pertikaian juniornya, Musafir, yang juga menjadi korban pengeroyokan oleh mahasiswa Teknik.
Mahasiswa Unhas Perang Batu, Pembantu Rektor Dilarikan ke RS
|
(dok DetikFoto)
|
Tawuran pada Selasa (15/11) terjadi antara mahasiswa Teknik dengan mahasiswa Fakultas Kehutanan, Fakultas Kelautan & Perikanan, Fakultas Pertanian dan Fakultas Peternakan.
Selain di kawasan Agro-Kompleks, mahasiswa Teknik juga terlibat tawuran dengan lawan-lawannya di sekitar gedung Baruga AP Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea. Sebelum perang batu terjadi, kedua kelompok ini sama-sama tegang dan sudah siap tempur.
Setelah 4 jam berlalu, perang batu antara ratusan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) melawan koalisi mahasiswa lintas fakultas di Unhas, berakhir. Laboratorium dan sejumlah motor dibakar. Pembantu Rektor III Prof Nasaruddin Salam dilarikan ke rumah sakit karena tertimpuk batu.
Salah satu laboratorium Teknologi Pertanian dibakar oleh mahasiswa Teknik. Puluhan sepeda motor yang diparkir di sekitar Agro-Kompleks ikut dirusak oleh mahasiswa Teknik. Delapan motor di antaranya dibakar oleh mahasiswa Teknik.
Selain mahasiswa dan dosen yang menjadi korban, salah satu jurnalis Metro TV ikut menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan puluhan mahasiswa Teknik. Saat itu, mahasiswa Teknik sedang memukul mundur mahasiswa Pertanian di gedung fakultasnya.
Tawuran Universitas Muslim Indonesia, 1 Tewas
|
(dok Detik)
|
Tawuran ini menewaskan seorang mahasiswa jurusan Teknik Elektro angkatan 2008 bernama Ibrahim. Dari hasil pemeriksaan, ia terluka akibat luka tusukan badik di perutnya. Nyawa anggota kelompok pencinta alam Tekpal itu, tidak tertolong saat ia dibawa ke rumah sakit Ibnu Sina, yang lokasinya persis di depan kampus UMI, di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.
Usai bentrokan, aparat kepolisian dari Polsek Panakkukang yang mendapat laporan pihak rektorat UMI langsung melakukan penyisiran di beberapa laboratorium dan ruang kuliah. Polisi menemukan beberapa bilah keris, badik dan beberapa anak panah.
Wakil Dekan III Fakultas Teknik UMI, Mukti Maruddin, yang ditemui detikcom menyebutkan bentrokan dipicu karena ketersinggungan antar mahasiswanya.
"Aksi saling serang ini terjadi tiba-tiba, motifnya sementara karena adanya ketersinggungan dari salah satu kelompok," ujar Mukti.
Tawuran Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM), 4 Orang Dipanah
|
(dok DetikFoto)
|
Peristiwa itu terjadi di kampus UNM Parangtambung, Makassar sekitar pukul 15.00 WITA, Kamis. (11/10/2012). Dua kubu yang terlibat adalah mahasiswa Fakultas Teknik dan Fakultas Seni & Desain (FSD).
Informasi yang dihimpun detikcom, tawuran ini bermula dari kasus perkelahian dua mahasiswa Fakultas Teknik dan FSD. Rekan-rekan kedua pelaku terprovokasi, kemudian menjadi amarah massa. Kedua kubu saling serang.
Ratusan mahasiswa dari kedua kubu terlibat perang batu dan saling melepaskan anak panah. Empat sepeda motor dan beberapa ruangan di kantor akademik FSD UNM dibakar. Empat mahasiswa dilarikan ke RS Haji karena terkena anak panah.
Puluhan aparat kepolisian dari Polsek Tamalate dan Polrestabes berjaga-jaga di kampus pencetak guru ini. Akibat bentrokan ini pula, aktivitas perkuliahan di beberapa fakultas lainnya terpaksa dihentikan.
Tawuran Mahasiswa UNM di RS Haji, 2 Tewas
|
(dok DetikFoto)
|
Dua mahasiswa tersebut yakni Harianto dan Rezky Munandar. Mereka merupakan mahasiswa angkatan tahun 2008. Keduanya terkena tusukan di dadanya.
Informasi yang dikumpulkan detikcom, Kamis (11/10/2012), tawuran mahasiswa Fakultas Teknik dan Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar (UNM) itu berawal dari kedatangan dua kubu ke RS Haji sekitar pukul 15.00 WITA. Kedua kubu itu sebelumnya tawuran di kampus UNM.
Kedua kubu datang untuk menjenguk 3 korban tawuran yang terkena anak panah dalam tawuran yang berlokasi di kampus UNM. Namun entah kenapa, tiba-tiba dua kubu yang datang ingin membesuk terlibat tawuran kembali. Mereka yang berjumlah belasan itu kejar-kejaran di depan instalasi gawat darurat (IGD) dan halaman RS Haji.
50 Personel Polrestabes Makassar pun datang. Mahasiswa lari terbirit-birit. Untuk mengantisipasi bentrok susulan, pihak kepolisian memindahkan dua jenazah mahasiswa ke RS Bhayangkara, di Jl Mappaodang. Jarak RS Bhayangkara sekitar 300 meter dari RS Haji. Saat pemindahan jenazah ke RS Bhayangkara, rekan-rekan keduanya histeris.
Dalam insiden ini, polisi juga mengamankan 1 mahasiswa dan diangkut dengan kendaraan tahanan milik Polrestabes Makassar.
Hingga kini, halaman RS Haji masih mencekam dan dipadati warga yang menonton. Sementara polisi masih berjaga-jaga dan mengumpulkan barang-barang tawuran. Diduga, tawuran antara dua fakultas UNM itu dipicu perkelahian dua mahasiswa.
Dalam penyisiran di kampus Universitas Negeri Makassar (UNM), polisi menemukan 2,2 kg ganja kering, senjata tajam, dan botol berbau minuman keras. Belum diketahui pemilik kedua barang tersebut.
Ganja ditemukan dalam bungkusan-bungkusan plastik, Jumat (12/10/2012). 2 Kg di antaranya ditemukan di lantai 2 Fakultas Seni dan Desain (FSD), satu ons di bak mandi, dan sisanya di plafon.
Halaman 2 dari 6











































