Tim Identifikasi Unit Kecelakaan Lalu-lintas (Laka Lantas) Polresta Medan masih melakukan olah TKP di lokasi kejadian hingga pukul 10.00 WIB. Di lokasi, warga juga berkumpul karena penasaran.
Truk dengan nomor polisi BM 9515 A yang mengangkut bahan bangunan masih berada tepat di tengah perempatan jalan. Muatan pasir yang diangkut berserakan di badan jalan. Sementara truk pengaduk semen dengan nomor polisi BK 8366 BJ juga masih terguling di sisi traffic light Jl. Krakatau. Ban depan bagian kanan naik ke atas median jalan.
Petugas Laka Lantas Polresta Medan, Aiptu P. Sianturi mengatakan, berdasarkan informasi, peristiwa tabrakan terjadi pada Jumat dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Truk pengangkut pasir melaju kencang dari arah Jl. Cemara. Sementara truk pengaduk semen melintas dari arah Jl. Krakatau Medan. Keduanya kemudian bertabrakan tepat di perempatan jalan. Kuat dugaan salah satu truk nekat menerobos lampu merah hingga menyebabkan tabrakan maut.
"Sopir kedua truk tidak diketahui kondisinya, masih dicari orangnya. Karena kejadiannya dini hari tadi. Petugas sedang memeriksa sejumlah rumah sakit terdekat dari lokasi kejadian," sebut Sianturi.
Peristiwa ini menyebabkan arus lalu-lintas terganggu. Petugas terpaksa mengalihkan kendaraan ke Jl. Cemara.
(rul/trw)











































