Polisi Kantongi Identitas Penusuk Mahasiswa UNM

Polisi Kantongi Identitas Penusuk Mahasiswa UNM

- detikNews
Jumat, 12 Okt 2012 00:14 WIB
Polisi Kantongi Identitas Penusuk Mahasiswa UNM
Kapolrestabes Makassar Kombes Erwin Triwanto memperlihatkan foto pelaku penusukan (M Nur/detikcom)
Makassar, - Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan, mengantongi identitas dan gambar wajah pelaku penusukan yang menewaskan 2 mahasiswa di areal RS Haji Makassar.

"Inisial pelaku MAB, mahasiswa Fakultas Seni dan Desain angkatan 2011, dari hasil keterangan saksi-saksi, MAB disebutkan membabi-buta menusuk para korbannya di halaman rumah sakit," ujar Kapolrestabes Kombes Erwin Triwanto saat ditemui detikcom, Kamis (11/10/2012) malam.

Erwin menambahkan, dari keterangan saksi di lokasi kejadian, menyebutkan lelaki gempal berinisial MAB ini sesaat setelah turun dari motornya langsung menyerang beberapa mahasiswa Fakultas Teknik dengan menggunakan badik berukuran jengkal tangan orang dewasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Identitas MAB berhasil terkuak akibat dompetnya tertinggal di lokasi kejadian saat mengejar para korbannya. MAB ditemani oleh tiga rekannya dengan menggunakan 2 sepeda motor.

"MAB sementara ditetapkan sebagai pelaku tunggal dalam kasus ini, dia masih diburu oleh anggota kami," pungkas Erwin.

Kedua korban tewas tersebut adalah Harianto, mahasiswa Fakultas Teknik angkatan 2008 dan Rezky Munandar mantan mahasiswa Fakultas Teknik UNM angkatan 2008 yang kini terdaftar di Universitas Islam Makassar (UIM).

Sementara itu, salah satu korban selamat bernama Askar, mahasiswa Fakultas Teknik, yang mengalami luka tusuk di pinggang dan pangkal lengan kanannya saat ditemui detikcom di ruang UGD RS Bhayangkara menyebutkan ciri-ciri pelaku bertubuh gempal, memakai kemeja kotak-kotak, berkulit gelap dan rambut agak gondrong.

"Saya kaget tiba-tiba orang itu datang menyerang, ia turun dari motornya dan mengejar kami dengan badik, padahal kami ke rumah sakit untuk menjenguk rekan kami yang jadi korban akibat bentrokan di dalam kampus," tutur Askar.


(mna/fdn)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads