Akibat bentrokan 2 mahasiswa tewas yakni Harianto, mahasiswa Fakultas Teknik angkatan 2008 UNM dan Rezky Munandar, mantan mahasiswa Fakultas Teknik UNM.
"Kami pasti melakukan pengejaran pada pelaku, sekarang sudah diperiksa 9 saksi di Polrestabes, semua pelaku akan ditindak sesuai hukum," ujar Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Mudji Waluyo saat ditemui detikcom di kamar jenazah RS Bhayangkara, Makassar, Kamis (11/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengeroyokan tersebut memicu aksi balasan oleh puluhan mahasiswa Fakultas Teknik. Mereka menyerang gedung Fakultas Seni dan Desain.
Akibat bentrokan yang terjadi di kampus UNM Parangtambung ini, sekitar 12 mahasiswa dari kedua kubu yang bertikai dilarikan ke UGD RS Haji dan UGD RS Bhayangkara. Keributan terjadi RS Haji saat puluhan mahasiswa dari kedua kubu bertemu di areal parkiran RS Haji.
Kedua korban tewas ditusuk di lorong samping UGD dan depan musala rumah sakit. Selain kedua korban tewas ini, tiga mahasiswa lainnya terkena tusukan yang kini dirawat di UGD RS Bhayangkara.
Saat ini, jenazah Hariyanto sudah dijemput keluarganya di kamar jenazah RS Bhayangkara dan akan diantar langsung ke kampung halamannya, di Baraka, Kab. Enrekang, Sulsel. Sedangkan jenazah Rezky Munandar akan diantar ke kampung halamannya di Kab. Bulukumba.
Selain Kapolda Sulsel, Pangdam VII Wirabuana Mayjen Nizam, bersama Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan Walikota Makassar Ilham Arif Sirajuddin juga mendatangi RS Bhayangkara untuk melayat dua korban bentrokan mahasiswa tersebut.
(mna/fdn)











































