Isu ini sudah beredar empat hari lalu, namun semakin menguat hari ini. Gories yang merupakan angkatan Akpol '76 akan pensiun dalam waktu dekat. Nama Budi sudah disiapkan sebagai pengganti Gories dan disebut-sebut sudah diberikan Polri ke Istana. Bahkan ada kabar Presiden SBY sudah menandatangani Keppres pengangkatan Budi sebagai Kalakhar BNN.
Benarkah? Juru Bicara Presiden, Julian A Pasha memastikan isu itu tidak valid. Presiden SBY belum meneken Keppres pengangkatan Budi. "Setahu saya, sejauh ini belum ada di meja bapak presiden," jelas Julian saat dihubungi detikcom, Kamis (11/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Isu tentang Budi Gunawan menyebar dengan cepat karena nama Budi Gunawan cukup dikenal masyarakat. Maklum, sebelumnya nama Budi Gunawan sudah pernah tersebar di banyak media sebagai salah seorang perwira tinggi yang memiliki rekening gendut alias kaya raya. Kasus rekening gendut jenderal-jenderal polisi juga belum ada tindak lanjut.
Kadiv Humas Mabes Polri yang saat itu masih dijabat Irjen Pol Saud Usman Nation memastikan tidak ada masalah dengan Budi Gunawan, termasuk rekening gendut. "Pak Budi kan sudah klarifikasi dan tidak ada masalah," jelas Saud.
Sebenarnya isu liar mengenai Budi Gunawan tidak hanya soal Kalakhar BNN. Tapi, ada yang menyebutkan bahwa Budi Gunawan akan digadang-gadang jadi Kapolri. Jabatan Kalakhar BNN yang merupakan jabatan untuk perwira tinggi bintang tiga itu hanya sebagai batu loncatan buat Budi untuk menapak karir bintang empat: kapolri.
Isu ini memang sangat simpang siur. Sebab, info lain yang beredar, nama Budi Gunawan sebenarnya sudah ditolak Istana. Karena itu, Istana akan memperpanjang tugas Gories Mere sebgaai Kalakhar BNN untuk satu tahun ke depan. Mana isu yang benar? Kita tunggu saja penjelasan Mabes Polri.
(ndr/asy)










































