"Kami memilih Surabaya karena pertama secara de facto pada 1993 kongres luar biasa PDI dan ibu ketua umum menjadi ketua umum dan menjadi batu loncatan pada 1999 menjadi PDIP," kata Puan kepada wartawan di aula kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Rabu (10/10/2012).
"Surabaya juga kota kelahiran Bung Karno. Historis ini bukan hanya untuk PDIP saja, tapi juga bangsa," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apakah Ibu Mega berkunjung ke sana atau tidak memang belum ada jadwal. Karena memang jadwal pada Rakernas nanti sangat padat," tutur Puan.
Rumah kelahiran Bung Karno di di Jl Pandean IV/40 Surabaya saat ini sudah ditempati orang lain. Apakah rumah tersebut akan dibeli oleh PDIP dan menjadikan museum atau tempat peninggalan sejarah, Puan mengatakan masalah tersebut akan dibahas secara internal oleh Wakil Walikota Surabaya Bambang DH serta kepala daerah lainnya yang diusung dari PDIP.
"Apa yang akan direncanakan sudah menjadi pemikiran kami dan menjadi rembukan internal," tuturnya.
Rakernas II PDIP di Ballroom komplek Pakuwon, Wiyung, selama 12-14 Oktober itu akan diikuti sekitar 1.500 orang terdiri dari pengurus DPD dan DPC kabupaten dan kota se Indonesia, mulai dari ketua, sekretaris dan bendahara.
Rencananya rakernas ke II itu akan dibuka oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri, pada Jumat (12/10). Sebelum membuka rakernas, Megawati akan mengunjungi kampung lontong Surabaya, yang pekerjanya adalah mayoritas kader partai bergambar banteng moncong putih ini.
"Besok Ketua Umum akan hadir dan akan berkunjung ke Kampung Lontong di Surabaya," jelas Ketua Fraksi PDIP DPR RI ini.
(roi/tor)











































