Di Kampung Sawah Lembah Duhur RT 04 RW 01, Kelurahan Muyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, 18 rumah terhantam angin puting beliung. 6 Rumah rusak parah dibagian atapnya, 12 rumah lainnya rusak atap ringan. Sekitar 17 Kepala Keluarga dan 72 jiwa mengungsi akibat peristiwa tersebut.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. "Puting beliung terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, atap rumah warga berterbangan," kata salah seorang anggota Tagana Kota Bogor, Matsari, saat ditemui di lokasi, Rabu (10/10/2012) malam.
Sementara itu, di Kampung Kebon Manggis RT 1 RW 12, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah. Pemukiman warga yang berada di bantaran sungai Cisadani dihantui longsor. Hujan deras membuat debit air sungai bertambah. Dengan kondisi arus yang kencang, air sungai menggerus tanah permukiman warga sehingga rawan terjadinya longsor. Beberapa rumah bahkan sudah dalam keadaan posisi miring di bagian belakangnya.
7 Kepala Keluarga dan 28 jiwa mengungsi akibat peristiwa itu dan 7 rumah terancam longsor dan jatuh ke aliran sungai. Beberapa warga mengungsi ke musala setempat, bahkan ada juga yang menumpang di rumah saudara yang tak jauh dari rumah.
Pihak kelurahan Paledang sendiri telah mengimbau warga untuk mengosongkan rumahnya dan mencari tempat aman. Setelah itu pihak Kelurahan juga telah berkoordinasi dengan pihak Tagana untuk penanganannya. "Ada 7 rumah yang rawan longsor, sekarang ini warga kita ungsikan," ujar Lurah Paledang, Rahmadi, yang ditemui detikcom di lokasi.
(tor/)











































