3 ABG Hilang 4 Hari, Orangtua Lapor Polisi

3 ABG Hilang 4 Hari, Orangtua Lapor Polisi

Prins David Saut - detikNews
Rabu, 10 Okt 2012 14:43 WIB
Jakarta - Tiga gadis remaja di Cilincing, Jakarta Utara dikabarkan hilang sejak 4 hari lalu. Para orangtua ketiga ABG itu pun melaporkan kejadian tersebut ke polisi.Tiga ABG yang dikabarkan hilang berinisial M (16), E (12), dan S (15).

"Itu anak-anak terakhir di warung air galon isi ulang tempat kerja Dani. Dia (S) keluar pukul 12.00 WIB nggak ada pamitan. Saya tahu dia ke tempat Dani dari cerita teman-temannya yang lain yang juga sering nongkrong di situ," ujar ibunda S, Aminah usai melapor di Mapolres Jakarta Utara, Jalan Yos Sudarso, Koja, Jakarta Utara, Rabu (10/10/2012).

Aminah mengatakan S dan 2 orang temannya sudah sejak Minggu (7/10) hingga hari ini tidak diketahui keberadaannya. Aminah dan orangtua korban lainnya menduga Dani yang bekerja sebagai penjual air minum isi ulang tersebut membawa kabur anak-anak mereka. Mereka beralasan S, M dan E sebelumnya sering berkumpul di tempat kerja Dani. Namun hal itu dibantah Dani.

"Karena orangtua merasa takut, makanya kita datangi rumahnya Dani. Dia bilang nggak ada. Itu kita datangi hari Selasa (9/10) kemarin," ujar Aminah.

Ibunda M, Risma menambahkan anaknya bersama E dan S adalah teman sepermainan karena tinggal berdekatan di Kampung Beting, Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara. Tidak ada kabar hingga Selasa (9/10) malam, Risma bersama Aminah dan ibunda E lalu mencari ke tempat-tempat yang biasa dikunjungi anak-anak mereka, termasuk tempat Dani berjualan air.

"Malamnya nggak pulang-pulang, terus kita bingung mau cari ke mana. Kita tahu dari mamanya S, tempat isi ulang air minum sering nongkrong di sana. Kita pakai motor ke sana," ujar Risma.

Kapolres Jakarta Utara, Kombes Pol M Iqbal, mengatakan akan menindaklanjuti laporan ketiga ibu tersebut. Hingga kini, belum diketahui motif hilangnya ketiga ABG tersebut dan juga perihal keberadaan mereka.

"Ini laporannya baru dibuat, membawa anak di bawah umur tanpa sepengetahuan orangtua. Nanti kita tindak lanjuti," ujar Iqbal singkat.

(rmd/rmd)


Berita Terkait