Laporan dari Arab Saudi

Kibarkan Bendera KBIH, Jamaah Dikira Mau Demonstrasi

- detikNews
Rabu, 10 Okt 2012 14:42 WIB
Ilustrasi/dok detikcom
Madinah - Mengibarkan bendera untuk tujuan apapun di Arab Saudi, dilarang. Salah satu alasannya, pengibaran bendera dianggap demonstrasi. Dan hukumnya, haram.

Hal pernah itu terjadi ketika beberapa rombongan jamaah Indonesia seusai salat di Masjid Nabawi. Mereka membawa bendera lambang Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) dari daerahnya masing-masing. Ukuran, warna dan bentuk bendera itu bermacam-macam. Ada yang berwarna kuning, oranye, ungu, biru yang berbentuk segitiga. Sedangkan tiang bendera ada yang dari tongkat katu, joran pancing dan lain-lain.

Di depan pintu utama gate 22 - King Fahd, seorang ketua regu berjalan mondar-mandir dengan mengibarkan bendera dari tempat salat jamaah perempuan ke arah pintu utama masjid. Tidak lama kemudian puluhan jamaah baik laki-laki maupun perempuan mendekati. Setelah semua berkumpul, semua pulang ke pemondokan.

Namun ketika sampai di pintu gerbang, dua orang asykar yang berjaga menghentikan dan meminta menurunkan bendera tersebut. Mereka mengatakan "haram-haram", sambil menunjukkan pada bendera yang dibawa jamaah. Beberapa jamaah sempat menggerutu. Setelah berdebat beberapa saat, bendera segitiga warna ungu dengan tiang dari joran pancing itu kemudian dilipat.

"Memang membawa bendera seperti itu tidak boleh baik di Madinah maupun di Mekkah. Nanti dikira mau demontrasi," kata Sekretaris Daker Madinah, Sofwan Abdul Djani di kantor Misi Haji Indonesia, Rabu (10/10/2012).

Sofwan menambahkan di hotel-hotel tempat penginapan jamaah, pihak baladiyah atau Pemkot Madinah juga tidak boleh menempelkan tanda-tanda kelompok jamaah. Bila ada yang menempelkan semacam spanduk dan bendera kalau ketahuan akan langsung dilarang dan dicopot.

"Di sektor, di masjid maupun di tempat-tempat lain, bendera-bendera semacam KBIH yang dibawa jamaah itu jelas tidak boleh. Karena itu kami meminta agar jamaah mematuhi aturan setempat yang berlaku," pinta Sofwan.

(bgs/try)