KPK Dalami Kesaksian Yulianis Soal Aziz, Karding dan Olly

KPK Dalami Kesaksian Yulianis Soal Aziz, Karding dan Olly

- detikNews
Rabu, 10 Okt 2012 14:14 WIB
KPK Dalami Kesaksian Yulianis Soal Aziz, Karding dan Olly
Jakarta - Dalam sidang, mantan Wakil Direktur Keuangan Yulianis blak-blakan menyebutkan nama-nama para politisi yang diduga menjadi link Permai Grup dalam mengurus proyek melalui DPR. KPK melakukan pendalaman terkait kesaksian Yulianis ini.

Nama-nama yang ditunjuk Yulianis antara lain Aziz Syamsuddin wakil ketua Komisi III DPR, Abdul Kadir Karding Ketua Komisi VIII, Olly Dondokambey pimpinan Banggar, serta Zulkarnaen Djabbar anggota komisi VII yang kini sudah menjadi tersangka di KPK.

Wakil Ketua KPK Zulkarnain mengatakan pihaknya akan mendalami pengakuan Yulianis itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Informasi kita himpun, kita bangun dan kembalikan ke permasalahan pokok kasus, kita sesuaikan dengan kemampuan tenaga kita di penindakan, tapi kita sudah lakukan pendalaman, pokoknya keterangan yang benar akan jadi masukan baik untuk pencegahan maupun penindakan," ujar Zulkarnain di Jakarta, Rabu (10/10/2012).

Yulianis menyebut sejumlah anggota DPR yang menjadi link perusahaannya dalam mendapatkan proyek-proyek.

Selain Aziz Syamsuddin, Yulianis juga menyebut Karding, Olly Dondokambey dan Zulkarnaen.

"Untuk (proyek) Kejaksaan anggota Komisi III Aziz Syamsudin, Kemenag, Zulkarnain, Karding, Olly Dondokambey. Said di Kemenag. Mereka hanya ditulis komisinya, Komisi 8, Komisi 3. Untuk Kemenkes orang PKS, siapa tuh namanya saya lupa," ujar Yulianis dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jl Rasuna Said, Jakarta, Kamis (4/10/2012).

Dalam kesaksiannya, Yulianis menyebut banyak proyek yang digarap perusahaan milik Muhammad Nazaruddin. Semuanya adalah proyek di kementerian seperti Kemenhub, Kemenkes, Kemenag, Kejaksaan, Kemenpora dan Kemendiknas.

"Ada di beberapa kementerian. Memang menggiring proyek. Jadi siapa pemenang proyek diseting dari awal," papar Yulianis.

Nama-nama yang disebutkan Yulianis itu satu per satu membantah, kecuali Aziz yang menolak berkomentar.

(/aan)


Berita Terkait