Saksi Lihat Irene 'Kill Bill' Siapkan Parang Sebelum Penyerangan

Saksi Lihat Irene 'Kill Bill' Siapkan Parang Sebelum Penyerangan

Rivki - detikNews
Rabu, 10 Okt 2012 13:38 WIB
Saksi Lihat Irene Kill Bill Siapkan Parang Sebelum Penyerangan
Irene Tupessy
Jakarta - Jefri Kailola, saksi sekaligus korban penyerangan berdarah RSPAD 23 Februari silam melihat Irene 'kill bill' Tupessy mempersiapkan senjata sebelum penyerangan. Senjata tajam yang dipersiapkan itu berupa parang.

"Saya lihat Irene dan suaminya membawa parang. Dia datang lebih dulu daripada teman-teman lainnya di RSPAD," ujar saksi bernama Jefri, dalam sidang keterangan saksi, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Jalan Gadjah Mada, Rabu (10/9/2012).

Parang tersebut, lanjut Jefri, ditaruh di bawah pot yang terapat di depan gerbang rumah duka RSPAD. Jefri menjelaskan, tak lama setelah Iren datang ke RSPAD, teman-teman 'Kill Bill' datang menggunakan sekitar 15 taksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Parang-parang itu ditaruh di bawah bonsai. Teman-temannya juga datang pakai taksi dan membawa senjata tajam juga," papar Jefri.

Usai mempersiapkan senjatanya, Jefri melihat bahwa Iren 'Kill Bill' memberikan uang kepada teman-temannya. Namun Irene menyangkal jika uang yang diberikan itu untuk memerintahkan kelompoknya supaya melakukan penyerangan di RSPAD. "Itu uang untuk beli rokok. Dan itu saya diminta bukan saya memberikan," timpal Irene dalam persidangan.

Penyerangan di RSPAD terjadi pada 23 Februari 2012 dinihari. Dua orang tewas dalam peristiwa itu akibat luka bacok, sementara enam orang lainnya mengalami luka. Diduga penyerangan terkait utang narkoba.

Polres Metro Jakarta Pusat menetapkan 10 tersangka dalam kasus penyerangan tersebut. Salah satunya Irene Tupessy, sedang tersangka lainnya Edward alias Edo, Gheretes Tamatala alias Heri, Tony Poceratu alias Ongen, Rent Penturi, Yongky Maslebu, Rely Petirulan dan Abraham Tuhehai.

Atas aksinya tersebut, Irene kemudian dijuluki Kill Bill. Kill Bill adalah film karya sutradara Quentin Tarantino yang mengisahkan aksi balas dendam seorang wanita berpedang terhadap teman-teman lama yang mengkhianatinya.

(rvk/asp)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini