Ucapan Duka Mengalir untuk Korban Bom Kedubes Australia

Ucapan Duka Mengalir untuk Korban Bom Kedubes Australia

- detikNews
Jumat, 10 Sep 2004 07:09 WIB
Jakarta - Banyaknya korban yang jatuh akibat bom di depan Kedubes Australia mengundang simpati. Ucapan duka terus mengalir bagi mereka yang disampaikan melalui detikcom.Hingga pukul 07.00 WIB, Jumat (10/9/2004), redaksi terus menerima ucapan belasungkawa kepada korban dan keluarganya, yang disampaikan puluhan LSM, perusahaan, pejabat, parpol, dan organisasi massa.Mereka juga mengutuk dan mengecam aksi pengeboman tersebut. Polri dituntut mengusut tuntas pelaku. Pemerintah Indonesia diminta membuka diri untuk bekerja sama dengan tim-tim ahli dari dunia internasional dalam menginvestigasi kasus tersebut.Mereka juga berharap agar peristiwa itu tidak menjadi komoditas politik, dan agar keamanan bisa benar-benar dirasakan di tanah air.Ucapan belasungkawa dan pernyataan sikap itu antara lain berasal dari Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI), Aufklarung Institute, Koalisi Perempuan Indonesia, Maarif Institute for Culture and Humanity.Kemudian Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Pro-Patria, Konsorsium untuk Transparansi Informasi Publik (Kutip), Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi).Selanjutnya Judicial Watch Indonesia, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Serikat Pengacara Rakyat (SPR), Presidium Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).Lalu PT AsiaWorks Indonesia, Komisi Kemanusiaan dan Pendidikan Perhimpunan Pelajar Indonesia di Luar Negeri, Koalisi Rakyat Selamatkan Reformasi dan Demokrasi, Hizbut Tahrir Indonesia.Berikutnya Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) PDIP, PKB, PKS, PDS, PNBK, PKPI, PRD, DPW PKS DKI Jakarta, Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa (Garda Bangsa), Forum DPD RI Terpilih Sumatra, Komunitas Penganut Ajaran Bung Karno.Kemudian Media Center SBY-JK, The Amien Rais Center for Indonesia Reform, PBNU, Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Komite Pusat Aliansi Mahasiswa Papua, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) cabang dan ranting se-Australia, Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (DPN Peradah Indonesia). Dan juga dari keluarga besar dan murid murid Sekolah Berwawasan Internasional Madania, Parung, Bogor. (sss/)


Berita Terkait