Pemkab akan Teliti Batu Menangis di Garut

Pemkab akan Teliti Batu Menangis di Garut

- detikNews
Rabu, 10 Okt 2012 13:12 WIB
Pemkab akan Teliti Batu Menangis di Garut
Foto: mansur hidayat/detikcom
Garut - Batu yang menyerupai wajah bayi dan dikenal dengan nama batu menangis di Kampung Pananjung, Desa Pananjung, Kecamatan, Tarogong Kaler, Garut, Jabar, akan diteliti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Garut. Batu itu dianggap unik.

Kepala Bidang Kebudayaan dan Kepurbakalaan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Warjita menyatakan, pihaknya akan segera melakukan penelitian untuk mengetahui asal mula batu tersebut. "Kita akan meneliti siapa tahu batu tersebut memiliki nilai sejarah, karena dibuat manusia masa lalu," ujar Warjita di kantornya, Jalan Pembangunan, Tarogong Kidul, Rabu (10/10/2012).

Kemungkinan batu itu sebagai peninggalan masa lalu, ada karena di kawasan kaki Gunung Guntur sebelum meletus pada tahun 1874 silam telah terdapat kehidupan. Dimungkinkan ada peninggalan-peninggalan yang hilang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau batu tersebut merupakan buatan manusia terdahulu, mungkin saja tapi jika memang terbentuk alami. Ya inilah keajaiban alam," ungkap Warjita.

Terkait mitos yang disampaikan masyarakat bahwa pada saat tertentu batu tersebut menangis dan mengeluarkan air mata, Warjita menyatakan hal itu hanya informasi pendukung.

Batu unik yang ditemukan di kolam yang mengering tersebut berada dekat kawasan obyek wisata Cipanas Tarogong Garut atau berada di kaki gunung Guntur. Di kampung terdekat, Kampung Pananjung, banyak ditemukan batu-batu ukuran besar yang merupakan hasil letusan gunung Guntur sekitar tahun 1800-an.

(try/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads