Ke-17 siswa terdiri dari 16 siswa SMK PGRI 2 dan 1 siswa SMK Yapis. Aparat juga mengamankan belasan sabuk berkepala gir.
Tawuran terjadi ketika siswa SMK PGRI 2 berjalan dengan bergerombol di Jalan Pajajaran. Ketika itu, siswa SMK Yapis datang dari arah Kedung Halang dengan menaiki bus. Saling ejek terjadi dan membuat kedua kubu emosi. Kericuhan itu sempat membuat arus lalu lintas Jalan Pajajaran terganggu.
Tawuran persis terjadi di depan Mako Satpol PP Kota Bogor. Petugas Satpol PP langsung mengamankan siswa yang terlibat tawuran ke Mako Satpol PP dan melaporkan kejadian tersebut ke unit patroli Polsek Bogor Utara. Petugas patroli pun langsung menggelandang siswa yang tertangkap ke Mapolsek Bogor Utara.
Sebelumnya, para siswa dilucuti pakaiannya hingga telanjang dada. Kemudian mereka digiring petugas patroli. Tawuran sendiri terjadi ketika siswa tersebut tengah menghadapi Ujian Tengah Semester (UTS).
"Kita akan bina mereka, lalu kita akan panggil kepala sekolah masing-masing," kata Kanit Patroli Polsek Bogor Utara, AKP Ilot Djuanda pada detikcom.
(trw/trw)











































