Peringatan bom Bali di GWK dijaga sangat ketat karena akan dihadiri Perdana Menteri Austalia Julia Gillard dan petinggi negara sahabat lainnya pada 12 Oktober 2012.
Kapolda Bali Irjen Polisi Budi Gunawan mengatakan, menjelang dan selama peringatan bom Bali, GWK akan dijaga ketat dan steril dari orang yang tak diundang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seluruh intelijen digelar di setiap sudut areal GWK. Penembak jitu juga akan selalu siaga mengintai orang tak dikenal yang akan mengganggu peringatan bom Bali. "Ada penempatan sniper. Kita tidak ingin ada yang santai-santai," katanya.
Untuk mengantisipasi ancaman teroris, Polda Bali telah menjaga ketat seluruh pintu masuk ke Bali.
"Pintu-pintu masuk Bali, seperti bandara, pelabuhan penyeberangan dan konvensional dijaga. Tidak ada yang lengah. Semua harus peka," ingatnya.
Sementaraa itu, Wakapolda Bali Brigjen Ketut Untung Yoga menyebut, ada indikasi ancaman terhadap tamu VVIP. "Dari informasi yang kita kumpulkan ada indikasi gerakan tertentu yang mengarah pada sasaran terutama VVIP yang akan hadir pada even ini," katanya.
(gds/trw)










































