Sasaran Bom: Kedubes AS, Mabes Polri, Pelatihan Antiteror
Jumat, 10 Sep 2004 02:23 WIB
Jakarta - Informasi yang diterima Kapolri menyebutkan, Kedubes Australia, Kedubes AS, Mabes Polri, dan tempat pelatihan antiteror adalah bagian dari sasaran kelompok pelaku pengeboman."Analisa dari Satgas yang dibentuk untuk melacak sisa-sisa bom Bali dan Marriott, ada informasi yang bisa dikembangkan dari anggota kelompok tersebut yang berada di Jateng dan Jatim, yang mengindikasikan mereka akan melakukan peledakan bom kembali oleh pelaku yang sama."Demikian kata Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar dalam jumpa pers usai Rakor Polkam di Mabes Polri jalan Trunojoyo Jakarta Selatan, Kamis (9/9/2004) malam."Dari analisis itu, maka kami mengarahkan untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan ke pelaku bom Bali dan Marriott yang belum tertangkap, yang berasal dari bukti-bukti dan pernyataan anggota yang sudah tertangkap," tuturnya."Sasarannya berdasarkan informasi itu, kedubes as, kedubes australia, dan mabes polri, dan tempat pelatihan antiteror adalah bagian dari sasaran kelompok pelaku," kata Da'i.Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani menambahkan, titik lain yang rawan di Jakarta adalah kedutaan-kedutaan yang ada di Jakarta, sentra-sentra ekonomi, sentra-sentra pemerintahan, dan bandara.Ada informasi 11 orang ditangkap karena menyembunyikan tersangka otak pengeboman di Indonesia Dr Azahari, apakah berhubungan dengan bom di depan Kedubes Australia? tanya wartawan kepada Da'i."Kita memang melakukan analisis untuk mengejar kelompok bom Marriott. Berdasarkan informasi dari anggota yang sudah tertangkap, kemungkinan sisa-sisa pelaku telah melakukan rekrutmen anggota baru dan merencanakan penyerangan," demikian Da'i.
(sss/)











































