9 Korban Meninggal, 182 Luka

Bom di Kedubes Australia

9 Korban Meninggal, 182 Luka

- detikNews
Jumat, 10 Sep 2004 00:01 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia mencatat 9 orang meninggal dan 182 orang terluka akibat peledakan bom di depan Kedubes Australia, Kuningan, Jakarta Selatan."Menurut catatan kami, 9 orang meninggal. Dua diantaranya dalam bentuk potongan tubuh manusia. Saat ini sudah dikumpulkan oleh Polri untuk dilakukan pemeriksaan. Tujuh diantaranya di RSCM. Mereka adalah Anton Sujarwo, Suryadi, Mukhofir, dan Maria Eva Kumala. Tiga lainnya belum teridentifikasi."Demikian keterangan yang disampaikan Menkes Ahmad Sujudi dalam jumpa pers usai Rakor Polkam di Mabes Polri jalan Trunojoyo Jakarta Selatan, Kamis (9/9/2004) malam.Sedangkan korban luka, lanjut dia, ada 182 orang. Sebanyak 39 orang dirawat di 12 rumah sakit. Sebanyak 143 orang lainnya sudah boleh pulang. Dua di antara korban yang mengalami luka berat adalah anggota kepolisian dari Brimob.Dituturkan dia, korban luka yang masih dirawat di RS MMC Kuningan 19 orang, RS TNI AL Mintoharjo 1 orang, RS Jakarta 1 orang, RS Medistra 6 orang, RS Tebet 1 orang, RS Mata Aini 2 orang, RSCM 5 orang, RS Harapan Kita 1 orang, RS Saint Carolus 1 orang, RSPAD 1 orang, RS Agung 1 orang, dan RS Mitra Internasional 1 orang."Sebagian besar korban adalah WNI," kata Sujudi. Namun, sambung dia, ada yang diduga warga asing di RS MMC Kuningan bernama Wang Sin, diduga dari Cina. Kemudian seorang anak kecil orang Indonesia, tapi ayahnya Italia, sedangkan ibunya menjadi korban meninggal di RSCM.Lalu di RS Tebet, ada Xin Zhi yang diduga dari Cina, tapi sudah boleh pulang. Selanjutnya di RS Medistra ada warga Yunani yang belum diketahui namanya. "Kita akan cek kembali semua korban warga asing," ujar Sujudi.Dia kembali menegaskan, semua biaya perawatan ditanggung pemerintah, dalam hal ini Depkes dan Pemda DKI Jakarta, yang bekerja sama dengan semua rumah sakit. "Sudah kami tekankan dan kami beri edaran ke rumah sakit, biaya dari pemerintah," demikian Sujudi. (sss/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads