20 Korban Luka Bom Masih Dirawat di RS MMC
Kamis, 09 Sep 2004 21:55 WIB
Jakarta - Sampai pukul 21.50 WIB, Kamis (9/9/2004), sekitar 20 orang masih dirawat di RS MMC, Kuningan, Jakarta. Sebelumnya, RS ini menerima 115 korban luka. Namun, sebagian besar korban sudah diperbolehkan pulang ke rumahnya. Menurut posko informasi di RS MMC, sekarang yang dirawat tinggal 20 orang. Mereka sebagian besar masih dirawat di ICU. Di antara 20 orang itu, terdapat Elizabeth, putri dari Maria Eva, korban yang telah tewas. Kondisi Elizabeth sampai malam ini belum sadar. Sementara itu, lokasi ledakan di depan Kedubes Australia tampak masih dikerumuni banyak orang. Mereka melihat-lihat apa yang terjadi. Polisi juga masih tampak sibuk melakukan olah TKP. Akbar Kunjungi MMCSementara itu, pada pukul 20.00 WIB, Ketua DPR yang juga Ketua Umum Golkar Akbar Tandjung menjenguk para korban luka di RS MMC. Akbar yang didampingi Ruhut Sitompoel masih tampak mengenakan jaket kuning, jaket kebesaran Golkar. Akbar menuju lokasi setelah menghadiri acara Koalisi Kebangsaan di luar daerah. "Sebagai ketua DPR, saya menyatakan tegas, mengutuk kejadian ini. Ini membuktikan bahwa di sekitar kita belum aman. Terorisme masih ada. Kita minta aparat mengambil langkah yang diperlukan. Kalau perlu minta bantuan ahli dari negara lain," kata dia. Akbar tidak berlama-lama di RS MMC. Setelah mengunjungi korban, Akbar kemudian meninggalkan RS, setelah sebelumnya memberikan bantuan uang kepada RS MMC.
(asy/)











































