Ba'asyir Merasa akan Dikaitkan dengan Bom Kedubes Australia
Kamis, 09 Sep 2004 21:51 WIB
Jakarta - Abu Bakar Ba'asyir prihatin dan mengecam bom di depan Kedubes Australia, Kuningan, Jaksel. Namun Ba'asyir merasa akan dikaitkan dengan peristiwa tersebut."Tadi Ustad sedang menerima tamu dari Priok dan Bekasi di LP Cipinang. Lalu saya beritahu soal bom itu. Ustad terkejut. Tapi Ustad langsung merasa: pasti ini akan dikaitkan ke saya."Demikian tutur Humas Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Hasyim saat dihubungi detikcom melalui ponselnya, pukul 21.45 WIB, Kamis (9/9/2004). Hasyim menemui Ba'asyir, sang Amir MMI pada siang hari.Menurut Hasyim, sinyalemen peristiwa bom di depan Kedubes Australia akan dikaitkan dengan Ba'asyir setelah mendengar pernyataan dari Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar."Kapolri kan tadi bilang kalau modus bom di depan Kedubes Australia sama dengan bom Marriott. Padahal belum ada hasil laboratorium forensik. Nah, Ustad kan masih sidang soal bom Marriott," tutur Hasyim."Meski demikian, Ustad biasa-biasa saja menghadapi kemungkinan itu, seperti pengalaman dikait-kaitkan dengan bom Marriott," lanjutnya.Menurut Hasyim, Ba'asyir menyampaikan beberapa pesan terkait peristiwa pemboman di depan Kedubes Australia tersebut, yakni:1. Prihatin atas kejadian bom di Kedubes Australia.2. Mengecam dan mengutuk peristiwa tersebut.3. Menyayangkan kelalaian aparat Polri atas kejadian tersebut.4. Menduga AS dan Australia di belakang peristiwa tersebut.5. Kemungkinan dirinya akan dikaitkan dengan peristiwa tersebut.
(sss/)











































