"Saya menghadiri pertemuan antara pimpinan KPK saudara Bambang Widjojanto, Abraham Samad, dengan Kapolri, dan didampingi Mensesneg. Pertemuan berjalan dengan baik dan konstruktif," kata Presiden SBY mengawali penyampaiannya tentang solusi konflik KPK-Polri.
Hal ini disampaikan SBY dalam pidato resminya di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan keseluruhan penjelasan yang ingin saya sampaikan pada malam hari ini saya berharap saudara kami rakyat Indonesia benar-benar memahami duduk permasalahan dari permasalahan ini. Kemudian memahami apa kebijakan solusi dan tindakan lebih lanjut yang harapan saya bisa dijalankan bersama-sama oleh Kepolisian, KPK, dan semua lembaga terkait," papar SBY.
SBY lantas memaparkan sejumlah pokok pikiran yang akan disampaikan dalam pidatonya. "Penjelasan ini akan saya sampaikan dengan empat agenda. Empat hal utama," kata SBY.
Berikut empat poin utama yang akan disampaikan SBY:
1. Merespons keinginan dan tuntutan masyarakat agar presiden mengambil alih persoalan ini.
2. Menjelaskan solusi apa yang harus ditempuh berkaitan hubungan KPK dan Polri
3. Memberikan pendapat mengenai revisi UU KPK di DPR
4. Lima kesimpulan utama yang merupakan solusi langkah ke depan yang harus dilaksanakan penegak hukum.
(van/trw)










































