Berikut ini kronologi pembunuhan pria bernama Yayan Suryana (28) yang merupakan PNS di Dinas Pekerjaan Umum Jakarta Selatan, seperti disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Senin (8/10/2012):
Minggu 23 September 2012 sekitar pukul 16.00 WIB
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi karena Yayan Suryana sakit pada 25 September, maka diundur esok harinya, Rabu 26 September 2012.
Rabu 26 September sekitar pukul 18.30 WIB
Para pelaku berinisial BR, MFM, JB, dan AT berkumpul di warung di Jl H Sodon, kelurahan Joglo, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. Para pelaku lalu pergi menuju lapangan SD pemadam kebakaran Joglo, Jakarta Barat.
Pukul 20.00 WIB
Pelaku BR menjemput Yayan di depna 7-Eleven Blok M Square dengan alasan akan membayar utang. BR memang meminjam uang Rp 15 juta kepada Yayan. Kepada Yayan, BR menyebut akan mengambil uang di tempat temannya bernama Girman. Keduanya sempat mampir di kos BR di Benhil.
Pukul 22.00 WIB
BR dan Yayan lalu melintas di tempat yang direncanakan untuk eksekusi di kawasan Kompleks Pemadam Kebakaran, Joglo, Kembangan, Jakarta Barat. Di tempat itu, pelaku JB mencegat, sedangkan pelaku AT menarik korban hingga jatuh dari sepeda motor dibantu oleh sikutan tangan BR.
Saking kerasnya pelaku menarik Yayan, tas yang dipakainya sampai terlepas. Tas itu lantas dipegang pelaku MFM. Korban sempat berlari namun dijegal dan dipukul oleh JB dengan menggunakan tangan kanan.
Korban pun jatuh lagi. Kemudian pelaku AT langsung menyabetkan celurit ke arah wajah Yayan berulang kali.
Lalu celurit berpindah tangan ke JB dan pelaku langsung menyabetkan lagi ke wajah korban, sehingga korban tak berdaya. Tak puas, pelaku AT dan JB mengambil batu dan memukulkan ke wajah korban hingga meninggal. Pelaku lalu membakar pakaian korban di atas badan korban.
Kamis 27 September 2012 Sekitar 03.00 WIB
Datang pelaku CM dan bertanya ke pelaku MFM tentang peristiwa itu. Setelah CM mengetahui kejadian tersebut, dia lalu memerintahkan pelaku lain untuk memindahkan mayat agar lebih tersembunyi di pojok.
Selanjutnya para pelaku mengambil barang-barang Yayan seperti uang Rp 142 ribu di dalam dompet, HP merek Nokia dan BlackBerry, serta kunci kost korban.
(/van)










































