Aksi pertama berlangsung sejak pagi pukul 09.00 WITA di Mapolda, Jl WR Supratman Denpasar, Senin (8/10/2012). Aksi yang diikuti puluhan aktivis ini mengutuk tindakan kepolisian yang mencoba melemahkan KPK dengan berbagai cara.
Setelah itu, giliran para mahasiswa menggelar aksi di perempatan Patung Catur Muka Jl Gajah Mada Denpasar pukul 14.30. Aksi yang diikuti gabungan BEM se-Bali ini mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Spanduk putih yang kami bentangkan ini sebagai simbol dukungan kami terhadap KPK," kata jubir aksi, Elbinzar Purba, kepada wartawan Senin (8/10/2012).
Mereka menilai, kepolisian melindungi koruptor dan malah sengaja adu kekuatan dengan KPK. Selain itu ada upaya untuk mengkerdilkan KPK seperti adanya penarikan penyidik KPK oleh Mabes Polri serta kriminalisasi melalui upaya penangkapan penyidik KPK, Novel Baswedan. Untuk itu, mereka meminta Presiden SBY bertindak tegas dalam menyikapi dan menyelesaikan kasus kekisruhan ini.
Mahasiswa akan menggalang dukungan melalui tanda tangan kepada masyarakat pada spanduk yang mereka bentangkan. Di tempat lain, aksi dukungan serupa juga terlihat di gedung DPRD Provinsi Bali.
(gds/try)











































