Hasyim: Bom Persulit Indonesia di Dunia Internasional
Kamis, 09 Sep 2004 18:27 WIB
Jakarta - Polisi harus bisa segera mengungkap latar belakang pemboman di dekat Kedubes Australia. Kasus ini juga akan mempersuli posisi Indonesia di Internasional.Demikian diungkapkan Cawapres PDIP Hasyim Muzadi kepada wartawan saat membesuk para korban bom di RS MMC, Jl. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (9/9/2004)."Apakah ini sifatnyua ideologis atau strategis, itu nanti akan berbeda penangananya. Kalau ideologis yang berkarater agama, misalnya mungkin ada sangkut pautnya dengan Bom Bali dan sebagainya. Tapi kalau berwatak strategis untuk kepentingan jangka pendek, kita tidak dapat berspekulasi. kita serahkan ke pihak kepolisian," kata Hasyim.Hasyim mengutuk peritiwa yang menurutnya sangat keji tersebut. Menurut Hasyim, para pelaku secara sengaja dan terencana menghilangkan nyawa orang-orang yang tidak berdosa."Perbuatan ini merupakan perbuatan yang sangat keji dan terkutuk karena secara sengaja dan terencana menghilangkan nyawa orang lain yang tidak berdosa. Mereka juga menciderakan banyak orang tanpa salah," tujas Hasyim.Apa pun motifnya, kata Hasyim, pelaku tidak mempunyai hak uantuk menghilangkan nyawa orang lain. Hasyim mendesak aparat keamanan untuk segera mengungkap kasus ini hingga tuntas."Peristriwa ini juga akan mempersulit posisi Indonesia di internasional. Baik secara politik, ekonomi, maupun hubungan lintas batas negara. Kasus ini juga akan menyulitkan recovery Indonesia yang sekarang dalam krisis multidimensi," tutur Hasyim.Khusus untuk pemerintah Australi, Hasyim menganjurkan agar pemerintah melakukan komunikasi khusus. Pemerintah, kata Hasyim, harus melakukan klarifikasi seperti saat terjadi bom Bali dulu.
(djo/)











































