Tergerus Air Sungai, Jalan Dekat Kantor Gubernur Kaltim Amblas 3 Meter

Tergerus Air Sungai, Jalan Dekat Kantor Gubernur Kaltim Amblas 3 Meter

Robert - detikNews
Senin, 08 Okt 2012 18:15 WIB
Tergerus Air Sungai, Jalan Dekat Kantor Gubernur Kaltim Amblas 3 Meter
Foto: robert/detikcom
Samarinda - Badan jalan di kawasan tepian Sungai Mahakam di Jl Gadjah Mada, Samarinda, Kalimantan Timur (Timur), amblas hingga 3 meter. Meski berada berdekatan dengan kantor Gubernur Kaltim, jalan vital itu tidak kunjung diperbaiki.

Pantauan detikcom, Senin (8/10/2012) petang di lokasi, badan jalan yang amblas hingga 3 meter sepanjang kurang lebih 100 meter berada di depan Makorem 091 Aji Suryanata Kusuma dan Kodim 0901 Samarinda. Kondisi yang berlangsung hampir 2 pekan itu, tidak kunjung mendapat perhatian Dinas Pekerjaan Umum, Pemukiman, Sarana dan Prasarana Wilayah Kaltim.

Padahal, lokasinya berjarak sekitar 250 meter dari kantor Gubernur Kaltim. Bahkan peralatan berat tidak ada satu pun terlihat di lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hampir 2 minggu ini, sepertinya terus tergerus air sungai. Awalnya cuma retak-retak kecil. Tidak tahunya malah jadi amblas dan semakin amblas," kata seorang pengendara motor, Safri, kepada detikcom saat melintas di lokasi jalan amblas.

Amblasnya badan jalan selebar 6 meter itu, membahayakan keselamatan pengguna jalan. Pembatas jalan yang terbuat dari baja, miring ke arah sungai dikarena terus terdorong badan jalan yang amblas. Bahkan retakan badan jalan juga sudah terjadi di lajur lainnya.

"Itu kalau turap (pembatas jalan) bisa ikut amblas sewaktu-waktu karena terus terdorong amblasnya jalan. Kalau sedang pasang Sungai Mahakam pasang, jalan ini bisa jadi seperti kolam," pengguna jalan lainnya sekalgus sopir angkot, Idrus.

"Padahal ini jalan vital. Kondisi jalan amblas seperti ini, kok truk-truk kontainer ini bisa terus lewat. Hitung saja, kendaraan 8 ton, bisa lalu lalang. Apa badan jalan ini nggak semakin amblas," sebut Hamid, seorang karyawan Bank di sekitar Jl Gadjah Mada.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Pemukiman, Sarana dan Prasarana Kaltim Taufik Fauzi ketika dikonfirmasi detikcom terkait kondisi riil di lapangan tersebut, tidak kunjung memberikan jawaban. Pesan singkat dan telepon yang ditujukan kepada Fauzi, belum dibalas.

(trw/trw)


Berita Terkait