Pantauan detikcom, Senin (8/10/2012) petang di lokasi, badan jalan yang amblas hingga 3 meter sepanjang kurang lebih 100 meter berada di depan Makorem 091 Aji Suryanata Kusuma dan Kodim 0901 Samarinda. Kondisi yang berlangsung hampir 2 pekan itu, tidak kunjung mendapat perhatian Dinas Pekerjaan Umum, Pemukiman, Sarana dan Prasarana Wilayah Kaltim.
Padahal, lokasinya berjarak sekitar 250 meter dari kantor Gubernur Kaltim. Bahkan peralatan berat tidak ada satu pun terlihat di lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amblasnya badan jalan selebar 6 meter itu, membahayakan keselamatan pengguna jalan. Pembatas jalan yang terbuat dari baja, miring ke arah sungai dikarena terus terdorong badan jalan yang amblas. Bahkan retakan badan jalan juga sudah terjadi di lajur lainnya.
"Itu kalau turap (pembatas jalan) bisa ikut amblas sewaktu-waktu karena terus terdorong amblasnya jalan. Kalau sedang pasang Sungai Mahakam pasang, jalan ini bisa jadi seperti kolam," pengguna jalan lainnya sekalgus sopir angkot, Idrus.
"Padahal ini jalan vital. Kondisi jalan amblas seperti ini, kok truk-truk kontainer ini bisa terus lewat. Hitung saja, kendaraan 8 ton, bisa lalu lalang. Apa badan jalan ini nggak semakin amblas," sebut Hamid, seorang karyawan Bank di sekitar Jl Gadjah Mada.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Pemukiman, Sarana dan Prasarana Kaltim Taufik Fauzi ketika dikonfirmasi detikcom terkait kondisi riil di lapangan tersebut, tidak kunjung memberikan jawaban. Pesan singkat dan telepon yang ditujukan kepada Fauzi, belum dibalas.
(trw/trw)










































