Usut Bom, Gus Dur Desak Polri Tak Panikkan Warga

Usut Bom, Gus Dur Desak Polri Tak Panikkan Warga

- detikNews
Kamis, 09 Sep 2004 18:07 WIB
Jakarta - KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang sedang berada di Yogyakarta terkejut ketika dikabari di Jakarta, tepatnya di depan Kedubes Australia, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan sebuah bom berkekuatan tinggi meledak dan menimbulkan banyak korban jiwa."Saya menyampaikan belasungkawa kepada para korban yang meninggal dunia, dan bagi korban luka-luka saya doakan agar cepat sembuh. Kepada keluarga para korban agar diberikan kesabaran," ungkap Gus Dur dari Yogyakarta, seperti disampaikan juru bicaranya, Adhie M Massardi, Kamis (9/9/2004)."Sebagai tokoh demokrasi yang sangat antikekerasan, tentu saja, Gus Dur mengutuk pelaku pengeboman di depan Kedubes Australia itu," kata Adhie.Oleh sebab itu, Gus Dur meminta kepada Polri agar lekas mengusut peristiwa ini. "Tapi pengusutan dan penyelidikannya tidak boleh lagi gegabah seperti yang sudah-sudah. Sehingga tidak menimbulkan kecemasan dan kepanikan baru di masyarakat," tambah Adhie.Tentang siapa kira-kira pelaku pengebomoan dan apa motifnya, Gus Dur belum mau bicara. "Nanti kalau kita sudah punya informasi dan data-data akurat, pasti Gus Dur akan mengatakan apa adanya. Kini kita tunggu saja dulu hasil penyelidikan pihak Polri," ujar Adhie dalam pernyataan persnya. (nrl/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini