Pasca Bom Kedubes Australia
Polwiltabes Bandung Sebar Intel
Kamis, 09 Sep 2004 18:02 WIB
Bandung - Menyusul ledakan bom di Kedubes Australia di Jakarta, Kapolwiltabes Bandung Kombespol Sulistyono mengumpulkan seluruh Kapolres dan Kapolsek di wilayahnya. Khawatir Bandung jadi tempat pelarian teroris, untuk memantau situasi dalam kota, Polwiltabes menyebarkan 480 intel kepolisian untuk mengawasi situasi.Hal itu diungkapkan oleh Kabag Bina Mitra Polwiltabes Bandung AKBP Syarif Hidayat di Mapolwiltabes Jl Merdeka Bandung, Rabu (9/9/2004). "Intel kepolisian disebar untuk mengantisipasi supaya tidak ada orang-orang usil yang memanfaatkan situasi dan memperkeruh suasan dengan melakukan ancaman bom lewat telepon," katanya.Tindakan pengawasan tersebut, menurut Syarif, dilakukan mengingat Kota Bandung pernah menjadi jalur pelarian pelaku teror bom, di antaranya Dr Azahari dan Noordin Mohd Top usai melakukan teror bom di Hotel JW Marriot. "Kota Bandung dianggap oleh para teroris paling aman untuk bersembunyi," katanya. Untuk mengantisipasi hal itu, dalam rapat dadakan antara Kapolwiltabes dengan seluruh Kapolres dan Kapolsek di wilayah Polwiltabes Bandung, diputuskan untuk menyebar intel kepolisian serta melakukan penjagaan di pintu-pintu masuk Kota Bandung.Menurut Syarif, Kapolwiltabes Bandung Sulistyono telah memerintahkan aparat kepolisian di wilayahnya untuk melakukan pengawasan di lokasi-lokasi yang sering dikunjungi oleh wisatawan asing, sentra-sentra instalasi vital milik negara, serta jalur-jalur masuk menuju Kota Bandung, khususnya dari Jakarta. "Itu untuk mengantisipasi terjadinya peledakan bom lanjutan," ujarnya.Khusus di jalur-jalur masuk Kota Bandung, di antaranya melalui jalan tol, petugas berseragam disebarkan untuk melakukan pengawasan di pintu masuk dari arah Jakarta yang berbatasan dengan Sumedang, Rancaekek, Tasikmalaya, Padalarang, dan Subang. Sedangkan lokasi tempat hiburan malam, pusat perbelanjaan, serta hotel-hotel yang sering dikunjungi wisatawan asing juga diawasi intel. Dalam rapat dadakan tersebut, menurut Syarif, juga direncanakan Jumat (10/9/2004) besok pihak Polwiltabes Bandung akan mengundang pengusaha hiburan malam, manajer hotel dan bank untuk berkumpul di Mapolwil. "Rencananya akan dibicarakan rencana pengamanan tempat kerja masing-masing dan kepada mereka diimbau untuk meningkatkan pengamanannya,' Demikian Syarif.
(nrl/)











































