"Anak saya pulang dari sekolah sambil nangis. Dia shock," tutur Victor (42) dengan mata berkaca-kaca saat ditemui di rumahnya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Senin (8/10/2012).
Victor menjelaskan, sejak awal anaknya tidak mau ke sekolah. Namun Victor dan istrinya membesarkan hati anaknya, sehingga anaknya kembali ke sekolah. Dia meminta anaknya tidak terus meratapi musibah yang dialaminya beberapa waktu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban dibawa ke beberapa tempat seperti ke Bojong Gede, Parung, Ciseeng, dan Cibinong. Korban tak bisa melarikan diri karena diancam dibunuh oleh penculiknya yang merupakan sopir angkot itu. Penculik bermaksud menjualnya ke Batam. Dia selamat setelah dicampakkan pelaku di Terminal Depok, Minggu (30/9/2012).
Victor berinisitif melaporkan ke Komnas Perlindungan Anak (PA). Atas pengaduan itu, Komnas PA sudah berusaha mengkonfirmasi pihak sekolah tapi belum mendapat respons. Jika tak direspons, Komnas PA berencana melaporkan hal tersebut ke Kemendikbud.
Hingga kini, pihak sekolah belum berkomentar atas kejadian ini. Sejumlah wartawan masih berusaha mengkonfirmasi.
(trw/nrl)











































