Abraham Samad Jalin Komunikasi dengan Kapolri untuk Bertemu

Abraham Samad Jalin Komunikasi dengan Kapolri untuk Bertemu

Ramdhan Muhaimin - detikNews
Minggu, 07 Okt 2012 11:07 WIB
Abraham Samad Jalin Komunikasi dengan Kapolri untuk Bertemu
Ketua KPK, Abraham Samad
Jakarta - Pimpinan KPK tengah intensif menjalin komunikasi dengan pimpinan Polri terkait hubungan kedua lembaga negara tersebut yang sedang dalam fase krusial. Komunikasi terjalin untuk mendinginkan suasana yang tengah menghangat di antara kedua lembaga pasca insiden di kantor KPK, Jumat (5/10) malam lalu.

"Betul, saya sedang menjalin komunikasi dengan Kapolri untuk melakukan pertemuan," ujar Ketua KPK Abraham Samad dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Minggu (7/10/2012).

Namun Abraham belum bisa memastikan kapan pertemuan tersebut akan segera digelar.

Sementara itu, Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan hingga kini belum ada rencana pihaknya untuk melakukan pertemuan dengan KPK.

"Belum ada rencana tersebut," ujar singkat Boy saat dikonfirmasi.

Sebelumnya beredar informasi adanya pertemuan pimpinan KPK dengan pimpinan Polri dalam waktu dekat. Pertemuan itu menyusul peristiwa 'serbuan' belasan provost dari Polda Bengkulu dan Polda Metro Jaya di gedung KPK pada Jumat (5/10) malam lalu. Para polisi tersebut hendak menangkap penyidik KPK Kompol Novel Baswedan yang diduga terlibat kasus penganiayaan berat di Bengkulu tahun 2004 lalu. Polri menetapkan Novel sebagai tersangka. Namun Novel tidak berhasil ditangkap malam itu.

Menurut versi Polri, saat menjabat sebagai Kasat Reskrim Polda Bengkulu tahun 2004, Novel terlibat dalam penganiayaan terhadap 6 pelaku pencurian sarang walet. Salah seorangnya dikabarkan meninggal. Novel telah menjalani hukuman disiplin dari institusi, namun tidak menjalani proses hukum pindana.

Sementara versi KPK, tidak ada bukti keterlibatan Novel dalam kasus yang terjadi 8 tahun lalu itu. Novel tidak berada di lokasi kejadian saat peristiwa penganiayaan terjadi. Sanksi disiplin yang diterima Novel semata-mata karena bertanggung jawab terhadap tindakan anak buahnya. Jika memang Novel dinyatakan bersalah secara pidana, kenapa baru kali ini kasus tersebut diungkap.

Saat ini Kompol Novel Baswedan merupakan salah satu penyidik KPK dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat simulator Korlantas Polri yang menyeret mantan Kakorlantas Polri Irjen Pol Djoko Susilo. Bahkan Novel salah satu penyidik yang ikut menggeledah kantor Korlantas Polri di Jalan Gatoto Subroto beberapa waktu lalu.

(rmd/nrl)


Berita Terkait