Menurut ketua RT 05 RW 05 kampung Sumur Umbul, Aris Suyatman, keluarga anggota Baswedan yang tinggal di rumah nomor 84 tersebut memang dikenal dermawan. Bahkan saat ini rumah keluarga Baswedan itu sudah diwakafkan menjadi sebuah masjid bernama masjid Al-Jannah.
"Sekitar tiga atau empat tahun lalu rumah dengan tanah seluas 20 meter x 20 meter itu diwakafkan menjadi masjid Al-Jannah," kata Aris di rumahnya di kampung Sumur Umbul Semarang, Sabtu (6/10/2012) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orangnya akrab baget, ramah dan dermawan. Sama warga sini sering bantu, terutama saat hari raya," ujarnya.
Anak kedua dari empat bersaudara pasangan Salim Baswedan dan Fatimah sejak kecil dikenal cerdas dan baik hati. Bahkan ketika sudah menjadi polisi dan pindah rumah ke Sampangan, ia tidak melupakan tetangga di Sumur Umbul.
"Waktu lebaran beberapa tahun lalu ada warga, Narso keciduk dalam operasi preman yang dilakukan polisi. Padahal warga kampung sini tidak ada yang preman. Kebetulan mas Novel sedang berada di sini dan langsung menanggapi. Narso lalu dibebaskan. Oknum polisi yang menangkap pun minta maaf," tutur teman masa kecil Novel, Wisnu Setyo Safari.
(alg/rmd)











































