Bom Kedubes Australia
Kapolri: Pelakunya Diduga Orang yang Direkrut Dr Azahari
Kamis, 09 Sep 2004 13:56 WIB
Jakarta -
Kapolri Jenderal Polisi Da'i Bachtiar menduga pelaku peledakan bom di depan Kedubes Australia adalah Dr Azahari dan Nurdin Moh Top. Dugaan tersebut didasarkan pada perekrutan sukarelawan bom bunuh diri yang terus dilakukan oleh kedua orang tersebut."Mereka masih terus melakukan perekrutan anggota yang siap melakukan bom bunuh diri, pelakunya diduga orang yang direkrut oleh Dr Azahari."Hal itu dikatakan Da'i kepada wartawan setelah meninjau lokasi ledakan bom di Jl HR Rasuna Said Kuningan, Kamis (9/9/2004).Lebih lanjut lagi Da'i menambahkan, dugaan tersebut didasarkan pada informasi yang diperolah polisi bahwa sasaran bom adalah kedubes asing, Mabes Polri dan tempat pelatihan antiteror."Memang benar mereka (Dr Azahari dan Nurdin Moh Top) masih berada di Indonesia. Tapi belum bisa dipastikan apakah mereka berada di Jakarta karena selalu berpindah-pindah dan lokasinya, di Jatim Jateng Jabar dan DKI," lanjutnya.Apakah bom ini bunuh diri? tanya wartawan "Kami sedang memeriksa dan menelusuri, saat ini sedang diidentifikasi petugas, termasuk mobil yang berada di TKP apakah ada orang di situ atau tidak," demikian Da'i.
(dit/)










































