Mantan Danjen Kopassus Letjen (Purn) Prabowo Subianto tak diundang dalam acara peluncuran buku karya alumni AKABRI 1970. Salah satu alasan panitia adalah karena tempat yang terbatas. Apa tanggapan Prabowo?
"Tidak apa-apa," kata Prabowo saat ditemui di sela-sela acara HUT ke 67 TNI di Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Jumat (5/10/2012).
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu mengatakan tak mempermasalahkan soal undangan tersebut. Menurut dia, itu adalah sesuatu yang biasa, tak perlu menjadi persoalan. Termasuk soal kehadiran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam acara tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya diberitakan Letjen (Purn) Prabowo Subianto tak diundang dalam acara peluncuran buku karya alumni AKABRI 1970. Padahal dalam acara ini Presiden SBY yang juga alumni AKABRI 1973 memberikan sejumlah pesan politik penting.
Presiden SBY menekankan agar jenderal purnawirawan TNI bersatupadu meskipun berbeda kendaraan politik. SBY juga menyampaikan jenderal purnawirawan TNI patut diperhitungan dalam pilpres 2014, dia juga berpesan agar siapapun yang menang di pilpres 2014 harus didukung.
Jendral (Purn) Luhut Binsar Panjaitan yang menjadi panitia silaturahim Presiden SBY dengan alumni AKABRI 1970 mengatakan Prabowo tak diundang karena tempat terbatas. Selain itu, alasan lain tak diundangnya Prabowo adalah karena dia alumni AKABRI tahun 1974. Meskipun Luhut membenarkan sejumlah lulusan AKABRI di luar tahun 1970 juga diundang. Misalnya saja Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, yang lulus Akademi Angkatan Laut (AAL) pada tahun 1978.
"Prabowo lulusan 1974, ada juga beberapa di luar lulusan 1970 yang diundang," papar Luhut yang kini menjabat Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar ini.
(ega/mad)










































