Relawan Dikerahkan untuk Layani Jamaah Haji di Masjid Nabawi

Laporan dari Arab Saudi

Relawan Dikerahkan untuk Layani Jamaah Haji di Masjid Nabawi

Bagus Kurniawan - detikNews
Jumat, 05 Okt 2012 10:51 WIB
Relawan Dikerahkan untuk Layani Jamaah Haji di Masjid Nabawi
Foto: bagus kurniawan/detikcom
Madinah - Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menurunkan ratusan relawan untuk membantu melayani para jamaah haji. Mereka mengantar para jamaah dari berbagai negara menuju Masjid Nabawi.

Saat ini Masjid Nabawi sudah dipenuh puluhan ribu jamaah dari berbagai negara. Para jamaah lansia yang kesulitan berjalan atau tidak mampu berjalan cepat, terutama jamaah wanita disediakan mobil listrik atau mobil golf beratap putih untuk mengangkut menuju masjid. Ada pula para relawan yang mengenakan seragam warna cokelat muda dengan kain melingkar di leher seperti Pramuka Indonesia. Mereka siap mengantar jamaah dengan menggunakan kursi roda.

Sebagian besar relawan adalah pelajar dan mahasiswa dari Arab Saudi. Mereka bersiap di beberapa pintu masuk utama Masjid Nabawi. Mereka mendorong sebuah kursi roda untuk mengantar jamaah hingga pintu masuk terdekat. Bila ada jamaah yang sakit sebuah mobil ambulans juga telah standby di depan pintu utama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di pintu utama, mobil listrik hilir mudik berjalan dengan pelan membawa 4 orang jamaah menuju pintu terdekat. Bila mobil tersebut sudah tidak muat, masih ada relawan yang siap mengantar menggunakan mobil listrik lainnya. Namun jika ada jamaah yang membutuhkan bantuan kursi roda, relawan juga siap membantu.

"Mereka bekerja sukarela. Ada yang membantu di luar masjid untuk mengantar jamaah yang tersesat atau mengantar menggunakan mobil dan kursi roda," kata Munthoha, seorang warga Pasuruan yang menjadi tenaga kebersihan di Masjid Nabawi.

Ada relawan yang bertugas di dalam masjid untuk mengatur dan mengawasi jamaah ketika hendak melaksanakan salat. Mereka berpakaian biasa dan dilengkapi dengan tanda pengenal.

"Semua layanan gratis. Di mobil juga terdapat tulisan 'free service' dalam Bahasa Inggris dan Arab. Mereka juga siap membantu jamaah dari manapun," kata Munthoha.

(bgk/trw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini