"Sudah terlalu lama tiang itu disitu, sudah menganggu sekali. Saya memang berencana mau lapor ke polisi soal kabelnya, selain bahaya buat pengguna jalan, mau musim hujan takut imbas ke warga," kata Ketua RT 03 Rawa Badak, Hariri, pada detikcom, Kamis (4/10/2012).
Hariri menyebutkan tiang tersebut telah berdiri selama delapan bulan dan telah banyak membuat sejumlah pengendara yang melintas terkejut. Para pengendara terkejut karena diameter tiang tersebut hanya 15 centimeter dan berada ditengah jalan pas tikungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hariri menambahkan terjuntainya kabel sepanjang 50 meter yang membelah ruas jalan Sindang tersebut karena adanya proyek pengalihan fungsi sebidang tanah. Tanah yang dimaksud adalah bekas pom bensin dan dialihkan menjadi taman.
"Pokoknya sejak taman dibangun di antara Jalan Sindang dan Jalan Yos Sudarso itu, saya sudah lapor ke kantor PLN, tapi PLN bilang itu milik provider telepon seluler," ujar Hariri.
Selain itu, Kepala Kecamatan Koja, Deddy Tarmizi, mengaku baru mengetahui adanya sebuah kabel listrik yang terjuntai dan ditopang dengan bambu sepanjang dua meter di wilayahnya. Ia pun berjanji akan menurunkan petugas ke lokasi dan memberitahu pihak pemiliki kabel tersebut.
"Saya malah baru tahu ada tiang di situ. Secepatnya kami cek ke lokasi dan membuat surat teguran tersebut, karena keberadaan bambu di tengah jalan itu pasti mengganggu para pengguna jalan," ujar Deddy saat dihubungi terpisah.
(vid/vid)











































