Namun, nyaman tak selalu berarti aman. Di era modern ini, masih banyak terjadi kecelakaan kereta yang merenggut hingga puluhan penumpangnya. Berikut adalah 5 kecelakaan kereta api terburuk yang terjadi di dunia sepanjang Juli 2011-Oktober 2012:
Kecelakaan Kereta Cepat di China, 32 Orang Tewas
|
(dok BBC)
|
Dilansir Reuters mengutip media lokal Xinhua pada 24 Juli 2011, kereta tersebut saling beradu di dekat sebuah jembatan.
Kereta cepat yang sedang melaku kencang menabrak kereta yang mogok karena kehilangan listrik. Kedua kereta sama-sama menuju ke arah Fuzhou.
Dari tayangan televisi lokal terlihat dua gerbong berada di bawah jembatan. Sementara ada gerbong lainnya yang bergelantungan dan terlepas dari rel.
Jumlah korban diketahui 32 tewas, sementara 100 lebih orang dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka-luka.
"Kereta itu berhenti mendadak dan barang-barang semua terlempar," kata salah seorang korban selamat, Liu Hongtao. "Penumpang sibuk meminta tolong pada petugas," lanjutnya.
Menteri Urusan Perhubungan China memerintahkan sistem keselamatan perkeretaapian di negeri tersebut diperiksa ulang.
Kecelakaan di Argentina, 49 Orang Tewas
|
(dok Guardian)
|
Kereta api itu menabrak dinding peron stasiun Once, di ibukota Buenos Aires di saat jam sibuk pagi hari.
Selain korban tewas dan luka-luka, puluhan orang lainnya sempat berjam-jam terkurung di dalam puing-puing kereta api sebelum berhasil diselamatkan.
"Kami menduga ada masalah dengan sistem pengereman," kata Menteri Transportasi Argentina, JP Schiavi.
Saat menabrak peron, kereta itu tengah melaju dengan kecepatan 50 km/jam. "Akibatnya bagian depan lokomotif hancur dan membuat gerbong saling berhimpitan," papar Schiavi.
Seorang penumpang bernama Ezequiel mengatakan kepada televisi setempat situasi di dalam kereta api nahas itu. "Kereta itu penuh penumpang dan dampak tabrakannya sangat luar biasa," kata Ezequiel.
Dia menambahkan paramedis dan tim penyelamat kerepotan saat berusaha membantu korban kecelakaan. "Penumpang memecahkan kaca dan berusaha keluar dari kereta api dengan cara apa pun," kata seorang saksi mata kepada Reuters.
"Lalu saya melihat mesin kereta api yang hancur dan masinis terperangkap di antara puing-puing baja. Banyak sekali korban, anak-anak dan orang tua," tambah saksi itu.
Sementara itu, Direktur Sistem Medis Darurat Alberto Crescenti mengatakan sebagian penumpang yang selamat namun luka parah harus diamputasi.
Sebagian besar korban mengalami kesulitan bernafas dan trauma di bagian dada.
Kecelakaan Kereta Ekspres di Polandia, 16 Orang Tewas
|
(dok The Telegraph)
|
Sebuah kereta ekspres dari Warsawa menuju ke Krakow bertabrakan dengan sebuah kereta dari arah berlawanan di dekat kota kecil Szczekociny, sekitar 193 km dari ibukota Polandia, pada Sabtu (3/3) waktu setempat. Tabrakan ini membuat lokomotif dan bagian depan kedua kereta rusak parah hingga terkoyak.
"Ini kecelakaan kereta paling tragis yang pernah terjadi dalam beberapa tahun terakhir," ujar Perdana Menteri Polandia, Donald Tusk, seperti dilansir oleh The Telegraph, Senin (5/3).
Sebagian besar korban luka dalam kondisi kritis. Bahkan tak sedikit yang koma dan menderita luka trauma serius akibat terlalu kerasnya tabrakan yang terjadi. Saat kejadian, sebagian besar penumpang tengah tertidur pulas.
Atas insiden ini, otoritas setempat tengah melakukan investigasi untuk mengusut penyebab tabrakan. Dugaan awal, tabrakan dua kereta yang berhadap-hadapan ini disebabkan oleh human error.
"90 persen penyebab kecelakaan ini adalah human error," ujar Presiden Polandia, Bronislaw Komorowski, saat mengunjungi lokasi kejadian.
Tabrakan antara dua kereta api dari arah berlawanan sangat jarang terjadi di Polandia. Para pakar kereta api di Polandia menuturkan, terdapat prosedur dan sistem operasional yang baik untuk mencegah insiden seperti ini. Masinis seharusnya terlebih dahulu mendapat izin dari ruang kendali sebelum beralih ke jalur rel yang salah. Selain itu, sistem peringatan di ruang kendali seharusnya berbunyi untuk memperingatkan kemungkinan terjadinya tabrakan.
Para penyidik berusaha mendapatkan data dari kotak hitam yang ada di kedua lokomotif. Kedua masinis kereta, yang hanya mengalami luka ringan, juga dimintai keterangan oleh pihak berwenang.
Kecelakaan Kereta di India, 47 Orang Tewas
|
(dok Daily Telegraph)
|
Saat itu, kereta Hampi Express dengan jurusan Hubli-Bangalore tiba-tiba menabrak kereta barang yang tengah parkir di Stasiun Penukonda yang ada di wilayah Andhra Pradesh.
Seperti diketahui, kereta memang menjadi sarana tranportasi jarak jauh yang banyak digunakan warga India. Namun sayangnya, hal ini tidak diimbangi dengan kondisi kereta api yang memadai. Pada Juli tahun lalu, kecelakaan kereta api ekspres jurusan Kalkuta-New Delhi di wilayah Uttar Pradesh, menewaskan 69 orang. Kecelakaan kereta api terparah di India terjadi pada tahun 1981 silam, yang menewaskan 800 orang. Saat itu, sebuah kereta jatuh ke dalam sungai di wilayah Bihar.
Kecelakaan di Kongo, 60 Orang Tewas
|
(dok BBC)
|
Empat gerbong kereta pun jatuh ke dalam jurang. Demikian diberitakan BBC pada 22 Juni 2012.
Rel sepanjang 500 km itu dibangun pada tahun 1920-an dan 1930-an ketika Perancis masih menjajah Kongo. Kondisi rel tersebut pun buruk karena tidak ada pemeliharaan yang baik.
Halaman 2 dari 6










































