Di pintu 1, 2, 3, 4 dan 8 Revinery Unit Pertamina Balongan, buruh memarkir kendaraan trailer pengangkut pipa besar. Kemudian, mereka bergerak ke kantor suplai dan distribusi Pertamina Balongan.
Sempat terjadi ketegangan di perempatan Balongan. Tiga trailer yang dikawal ribuan buruh, dihadang oleh pasukan dari Brimob Detacemen C Polda Jabar. Ketegangan mereda saat pasukan Brimob menarik diri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hari ini hari kedua, kita mogok. Dengan kita blokade semua akses masuk, kita buktikan bahwa tuntutan buruh tidak main-main," kata Asrol, menyemangati ribuan buruh lainnya.
Para buruh tetap meminta agar Pertamina menghapus sistem outsourcing terhadap para buruh yang bekerja puluhan tahun. Akibat aksi ini, aktivitas di lapangan lumpuh.
(trw/trw)










































