"Mau ke Cilebut, tadi pas beli tiket dibilangin sama petugasnya kereta cuma sampai Bojong soalnya ada gangguan di Cilebut. Jadi yang nanti naik angkot ke Cilebut-nya," ujar salah seorang penumpang kereta api, Diah kepada detikcom.
Penumpukan penumpang tidak hanya terjadi pada penumpang yang bertujuan ke Bogor, tapi juga dialami oleh penumpang tujuan Jakarta. Sebabnya perjalanan KRL dari arah sebaliknya juga terganggu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anjloknya KRL ini disesalkan di saat tarif KRL baru dinaikkan 1 Oktober yang lalu. Aktivitas penumpang menjadi terganggu karena terburu-buru.
"Kalau tarif KRL naik, fasilitas lebih diperhatikan, rangkaiannya ditambah. Eh, ini malah ada gangguan. Aktivitas jadi terganggu soalnya terburu-buru, nanti harus naik angkot lagi ke Bogor," ungkap salah seorang penumpang KRL, Fadila.
Seperti yang diketahui sebelumnya, KRL ini anjlok pada pukul 06.35 WIB di Stasiun Cilebut. PT KAI memastikan tidak ada korban luka ataupun jiwa akibat peristiwa tersebut. Diduga KRL anjlok karena kerusakan pada lintasan rel.
(slm/)










































