"Kalau yang lalu-lalu, koper-koper jamaah yang ketinggalan di bus. Sekarang ada beberapa tas tentengan yang ketinggalan," kata Kepala Seksi Pengamanan dan Kasus, Letkol (Mar) Payumi Abdul Aziz di kantor Misi Haji Indonesia, Madinah, Rabu (3/10/2012).
Selain tas tentengan, lanjut dia, ada beberapa barang-barang berharga, kursi roda, dan surat-surat milik jamaah yang tertinggal saat turun di bandara Madinah maupun bus pengantar menuju pemondokan. Oleh petugas, barang-barang tersebut diamankan di kantor Daker Madinah. Barang-barang tersebut di antaranya milik jamaah dari embarkasi Solo, Surabaya, Bekasi dan embarkasi lainnya. Beberapa tas yang tertinggal sebagian sudah diambil oleh jamaah.
"Mereka kelupaan membawa beberapa barang karena kecapekan setelah perjalanan jauh. Ketika turun di bandara lupa mengambil," kata Payumi.
Dia mengimbau bila ada jamaah yang merasa kehilangan atau ketinggalan tasnya untuk segera menghubungi petugas sektor tempat pemondokan. Petugas sektor dan Daker akan membantu mencari atau menemukan barang-barang yang tertinggal.
"Kami mengingatkan agar semua jamaah memperhatikan barang bawaannya baik saat berada di Madinah maupun di Mekkah," pungkas dia.
(bgk/trw)











































