"Penyebabnya kalau menurut saya karena angin," ujar Kadispen TNI AD, Brigjen Sisriadi di Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Rabu (3/10/2012).
Angin, lanjut Sisriadi tidak dapat diprediksi kecepatannya karena sewaktu-waktu dapat berubah dengan cepat. "Kadang ke kiri dan kadang ke kanan," kata Sisriadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diharapkan pada hari HUT TNI 5 Oktober mendatang, tidak ada lagi penerjun yang tersasar hingga ke pemukiman penduduk. "Semoga atraksi berjalan lancar dan tidak ada nyangkut lagi," ujar Sisriadi sambil tertawa.
Pada gladi resik hari ini, satu penerjun mendarat di atap masjid At-Taubah, yang terletak di Jalan Kerja Bakti, Kampung Makassar, Jakarta Timur. Penerjun ini salah mendarat sekitar pukul 09.25 WIB.
(tfq/vit)










































