Presiden SBY memberikan pesan politik kepada jenderal alumni AKABRI 1970. Sejumlah jenderal purnawirawan mantan pejabat TNI hadir, namun Letjen (Purn) Prabowo Subianto yang juga mantan Danjen Kopassus tak hadir.
"Pak Prabowo di Jakarta. Beliau tidak hadir karena memang tidak diundang. Karena memang Pak Prabowo bukan AKABRI angkatan 1970," kata Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, kepada detikcom, Rabu (3/10/2012).
Namun Prabowo pernah diundang di acara alumni AKABRI 1973, padahal Prabowo adalah alumni AKABRI 1974. Pertemuan di Istana Tampak Siring, Bali, bulan Mei 2012 lalu juga telah menimbulkan beragam spekulasi politik terkait dukungan SBY terhadap pencapresan Prabowo di pilpres 2014 mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hubungan Pak Prabowo dengan Pak SBY sejauh ini baik-baik saja, meskipun tidak harus komunikasi intens," papar Muzani.
Sebenarnya dalam pertemuan ini juga tidak hanya alumni AKABRI 1970 yang diundang, sejumlah jenderal purnawirawan yang lebih muda juga hadir. Sejumlah pesan penting memang disampaikan SBY dalam sambutannya di acara peluncuran buku karya Alumni AKABRI 1970 di Balai Kartini, Jakarta, semalam. Jenderal TNI Laksamana Agus Suhartono, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto dan jenderal alumni AKABRI lain yang pernah menduduki jabatan strategi hadir dalam acara ini.
SBY menyampaikan agar purnawirawan jenderal TNI yang masuk ke dunia politik untuk tetap menjaga persatuan dan tidak menghalalkan segala cara. SBY juga menegaskan bahwa purnawirawan jenderal TNI patut diperhitungkan untuk pilpres 2014, usia 60 tahun dipandang SBY masih usia yang masih sangat muda untuk capres. SBY meminta kepada seniornya tersebut agar siapapun yang menang di 2014 didukung, SBY menegaskan bahwa reformasi bukanlah revolusi.
(van/vit)










































