"Kalau PT tetap 20 persen maka Prabowo harus berhitung ulang. Kemungkinannya hanya bisa maju sebagai cawapres, kecuali Gerindra bisa menggenjot suara secara signifikan," kata pengamat politik dari PRIDE Indonesia, Agus Herta Sumarto, saat berbincang dengan detikcom, Selasa (2/10/2012) malam.
Menurut Agus, meski sebagai capres terpopuler dalam berbagai hasil survei akhir-akhir ini, namun belum ada partai lain di luar Gerindra yang menyatakan minatnya untuk mengusung Prabowo. Oleh karenanya perjuangan Gerindra untuk menurunkan PT harus maksimal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus menilai Prabowo berpotensi seperti Jokowi yang bisa memenangkan pertarungan meski didukung oleh partai kecil jika maju dalam pilpres. Namun dia tak melihat akan ada partai lain yang mau mengusung Prabowo sebagai capres jika perolehan suara Gerindra dalam pileg tak terlalu besar.
"Partai-partai lain juga punya tokoh nasional sendiri," tutupnya.
(tor/tor)










































