Jika PT Tak Turun, Prabowo Harus Bersiap Hanya Jadi Cawapres

Jika PT Tak Turun, Prabowo Harus Bersiap Hanya Jadi Cawapres

Ahmad Toriq - detikNews
Rabu, 03 Okt 2012 06:08 WIB
Jika PT Tak Turun, Prabowo Harus Bersiap Hanya Jadi Cawapres
Jakarta - Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto masih terganjal aturan presidential threshold (PT) sebesar 20 persen untuk maju sebagai calon presiden. Gerindra pun berusaha menurunkan angka tersebut melalui usulan revisi UU Pilpres hingga uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK). Jika usaha itu gagal, maka peluang terbesar Prabowo untuk bertarung di Pilpres 2014 hanya sebagai calon wakil presiden (cawapres).

"Kalau PT tetap 20 persen maka Prabowo harus berhitung ulang. Kemungkinannya hanya bisa maju sebagai cawapres, kecuali Gerindra bisa menggenjot suara secara signifikan," kata pengamat politik dari PRIDE Indonesia, Agus Herta Sumarto, saat berbincang dengan detikcom, Selasa (2/10/2012) malam.

Menurut Agus, meski sebagai capres terpopuler dalam berbagai hasil survei akhir-akhir ini, namun belum ada partai lain di luar Gerindra yang menyatakan minatnya untuk mengusung Prabowo. Oleh karenanya perjuangan Gerindra untuk menurunkan PT harus maksimal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya kira makanya pelemparan isu dari Gerindra bahwa penurunan nilai PT itu seolah-olah partai besar lawan partai kecil," imbuh Agus.

Agus menilai Prabowo berpotensi seperti Jokowi yang bisa memenangkan pertarungan meski didukung oleh partai kecil jika maju dalam pilpres. Namun dia tak melihat akan ada partai lain yang mau mengusung Prabowo sebagai capres jika perolehan suara Gerindra dalam pileg tak terlalu besar.

"Partai-partai lain juga punya tokoh nasional sendiri," tutupnya.

(tor/tor)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini