"Kita bertemu dengan pelaku, untuk ketahui masalah lebih dalam," ujar Kak Seto, saat di doorstop wartawan di Mapolres Jakarta Selatan, Jalan Wijaya II, Jakarta Selatan, Selasa (2/10/2012).
Pantauan detikcom, Kak seto datang menggunakan baju batik coklat dan celana bahan hitam, sedangkan Iksan mengenakan batik warna ungu dan celana bahan hitam. Keduanya datang pukul 14.15 WIB. Hingga kini keduanya masih di dalam gedung Mapolres Jaksel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita harus tahu apa yang dilakukan ini, apakah memang karena puas, atau naluri ingin bunuh dan lukai. Atau memang terperangkap pada situasi yang memang tidak diharapkan," ungkapnya.
Rencananya setelah pertemuan ini, Kak Seto dan Iksan akan bertemu Kapolda Metro Jaya, Mendikbud, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Pertemuan tersebut rencananya berlangsung di Hotel Sultan hari ini, pukul 18.30 WIB. Pertemuan ini untuk memberikan gagasan yang tepat untuk mencegah tawuran.
"Banyak didengar sampai sekarang menteri belum punya cara-cara untuk cegah tawuran, Ini yang kami susun dalam satgas pelindungan anak untuk mencegah tawuran," tutup Kak Seto.
(rmd/rmd)











































