Kapolresta Pekanbaru, Kombes Adang Ginanjar mengungkapkan hal itu kepada detikcom, Selasa (2/10/2012) di Pekanbaru. Menurut Kapolres, ketua geng motor itu bernama Nuriswen alis Wen yang selama ini seorang residivis.
"Saat ditangkap tim kita, tersangka melakukan perlawanan dengan mengeluarkan pisau komando. Langsung kita lumpuhkan dengan timah panas di kakinya," kata Adang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi ketua geng motor ini sengaja merekrut anggotanya para pelajar. Kita mengharapkan para orangtua untuk dapat membina anak-anaknya jangan sampai ikut terlibat dalam geng motor," kata Adang,
Ketua geng motor ini, kata Adang, merupkan pentolan yang menyuruh anggotanya untuk mengeroyok korbannya di lokasi Purna MTQ, di Jl Sudirman, pada akhir pekan lalu.
Korbannya adalah Febriandi (20) yang melintas di geng motor. Korban dikeroyok geng motor dan korban juga disabet dengan benda tajam. Korban mengalami lebih dari 20 bekas sabetan benda tajam.
"Ketua geng motor ini sangat brutal dan sudah meresahkan masyarakat. Korban lainnya juga masih ada seperti dianiaya dan dijambret HP dan dompetnya," kata Adang.
Masih menurut Adang, pihak kepolisian masih mendalami kasus pengeroyokan yang dilakukan geng motor tersebut.
"Tim masih mendalami kasus ini untuk mengungkap siapa saja anggota geng motor yang terlibat pengeroyoka tersebut," kata Adang.
Korban Febriandi saat ini terbaring di RSUD Arifin Ahmad, Pekanbaru. Korban masih mengalami trama berat. Setiap ada kerabat yang menjenguk, korban berteriak histeris dengan ketakutan.
(cha/mad)











































