Gunakan Absen Finger Print, Beberapa Anggota DPR Tak Masuk Database

Gunakan Absen Finger Print, Beberapa Anggota DPR Tak Masuk Database

Ganessa - detikNews
Selasa, 02 Okt 2012 10:08 WIB
Gunakan Absen Finger Print, Beberapa Anggota DPR Tak Masuk Database
Jakarta - Ada yang sedikit berbeda dalam rapat paripurna DPR kali ini. Para anggota Dewan peserta rapat berbatik ria dan wajib melakukan presensi dengan menggunakan finger print. Namun ternyata belum semua data anggota DPR masuk database.

Rapat sedianya digelar pada Selasa (2/10/2012) pukul 10.00 WIB. Pantauan detikcom pukul 09.45 WIB, para anggota Dewan masih terus berdatangan. Namun kursi pimpinan masih kosong.

Setelah pintu masuk, berjajar tiga meja yang berisi 8 alat finger print untuk presensi anggota DPR. Setiap fraksi memiliki finger print masing-masing. Petugas akan membatu anggota DPR dalam melakukan presensi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sempat ada beberapa yang tidak terekam dengan finger print. Hal tersebut karena ada yang belum masuk dalam database absen. Ada opsi kalau 10 jari tidak terekam dengan finger print, maka untuk absennya menggunakan alat satunya lagi yakni hangki, alat ini 3 dimensi jadi bisa merekam berbagai sisi," terang petugas penjaga finger print, Ami.

Kendati ada presensi finger print, namun presensi manual tetap dilakukan. Artinya anggota DPR harus tetap tanda tangan.

"Rencananya diberlakukan November pertengahan, namun sekarang sudah mulai diberlakukan," kata Budi, petugas presensi manual.

Agenda rapat paripurna kali ini adalah laporan Komisi I DPR RI terhadap hasil pembahasan RUU tentang Industri Pertahanan dan RUU tentang Veteran RI.

(/mad)


Berita Terkait